Home PERISTIWA HUKUM & KRIMINAL Sungguh Tega…..Siswa SMP Aniaya Petugas Cleaning Service

Sungguh Tega…..Siswa SMP Aniaya Petugas Cleaning Service

1
SHARE

TAKALAR, CAKRAWALA.CO – Sungguh kasihan Seorang petugas cleaning service di Sekolah Menengah Pertama (SMP) di kabupaten Takalar dikeroyok oleh para siswa SMP yang berstatus pelajar, tindakan yang tidak mencerminkan seorang pelajar ini kembali terjadi setelah beberapa waktu lalu ada seorang siswa melawan guru honorer dimuka umum dan sempat viral di media sosial.

Faisal Daeng Pole (38), dikeroyok oleh tiga orang siswa SMP 2 Takalar yang masih duduk di bangku kelas 2. Faisal juga sempat dimaki dengan panggilan binatang oleh para siswa dan mengeroyok secara bersama-sama.

Kapolres Takalar AKBP Gany Alamsyah mengatakan, jika ketiga pelajar tersebut sudah diamankan dan sementara di periksa pihak kepolisian.

Baca Juga  BPJS Kesehatan Gresik Lunasi Tunggakan Rp 71 Miliar

“Iye memang ada korban yang dianiaya oleh para siswa,, dan itu korban profesinya cleaning service disekolah tersebut.” Ungkap AKBP Gany Alamsyah.

Peristiwa pengeroyokan ini terjadi pada 9 February lalu di sekitar lingkungan sekolah. Gany menuturkan saat itu Faisal tengah membersihkan sampah di luar kelas. Tiba-tiba datang lima siswa yang mengejek Faisal.

“Dia dikatai pegawai anjing, pegawai najis,” kata Gany.

Lalu faisal yang tidak terima dengan ejekan siswa tersebut, Faisal akhirnya menampar salah satu siswa. Tak berselang beberapa lama para siswa ini kemudian pulang dan mengadukan peristiwa penamparan itu kepada ayahnya.

Baca Juga  Di Tegal, Orang Kaya Pun Tak Miliki Jamban

“Tak lama kemudian, orang tua siswa tersebut mendatangi korban di sekolah, kemudian orang tua siswa tersebut langsung memerintahkan anaknya beserta temannya sebanyak tiga orang untuk memukul korban,” tambahnya.

Tidak hanya para siswa, orang tua siswa yang memerintahkan anakanya untuk memukul Faisal juga ikut memukul korban di bagian kepala beberapa kali menggunakan tangan.

” Orang tua siswa itu Ikut juga memukul korban dengan menggunakan kepalan tangan sebanyak lima kali pada bagian kepala,” ungkap Gany.

Hingga saat ini ke 3 siswa pelaku masih menjalani pemeriksaan untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Baca Juga  Demi Wangi di Depan Pacar, 2 Pemuda Ini Curi Parfum di Minimarket

” Kita Sedang periksa dan berusaha dipertemukan dengan korban Agara ada titik damai kasihan Kodong mereka anak-anak umur 12 tahun, dan orang tua siswa yang ikut memukul kita masih lakukan pemeriksaan sesuai prosedur.”tutup Kapolres Takalar.senin (11/02/2019).(Rez)

Bagaimana menurut Anda ?

komentar