• Jumat, 9 Desember 2022

Sikapi Setnov Tersangka, Golkar Gelar Rapat Pleno

- Selasa, 18 Juli 2017 | 17:14 WIB
JAKARTA CAKRAWALA.CO ,- Menyikapi penetapan status tersangka oleh KPK terhadap Ketua Umum DPP Partai Golkar Setya Novanto, jajaran pengurus partai gelar rapat pleno, Selasa sore 18 Juli 2017 di kantor DPP Golkar di Slipi, Jakarta Barat.  "Respons DPP Partai Golkar dalam prespektif hukum (kasus Novanto) nanti akan disampaikan," kata Sekjen Golkar, Idrus Marham, ketika ditemui sebelum memasuki ruang rapat pleno. Sebelumnya Novanto saat ditemui awak media  kembali menyampaikan jika dirinya tidak menerima uang seperti yang dituduhkan oleh KPK.  "Apa yang sudah dalam fakta persidangan dikatakan tidak ada," ujar Ketua DPR itu. Novanto menegaskan, penetapan tersangka terhadap dirinya adalah bentuk pendzoliman terhadapnya. Ia juga  meminta tuduhan dari KPK ini tidak dibesar-besarkan. "Jadi saya mohon tolong jangan dibesar-besarkan bahwa saya telah menerima," kata Novanto. KPK sendiri sebelumnya menetapkan Ketua DPR Setya Novanto sebagai tersangka kasus dugaan korupsi proyek e-KTP. Ketua KPK Agus Rahardjo mengatakan, penetapan itu berdasarkan bukti-bukti yang cukup, bukan berdasarkan hal lain. "Kami membawa (Setya Novanto) ke penyidikan ini tidak serampangan, kami punya dua alat bukti yang kuat," kata Agus di kantornya di Jakarta pada Senin, 17 Juli 2017. Menurut Agus, KPK menduga Novanto yang juga Ketua Umum Partai Golkar memiliki peran besar melalui Andi Agustinus alias Andi Narogong dalam proses perencanaan, pembahasan anggaran, dan pengadaan e-KTP.***TGR

Editor: Administrator

Tags

Terkini

X