Home PERISTIWA HUKUM & KRIMINAL Setelah Letto Cs Dijatuhi Hukuman Mati, Kini Giliran Ariel Yang Akan Menyusul

Setelah Letto Cs Dijatuhi Hukuman Mati, Kini Giliran Ariel Yang Akan Menyusul

0
SHARE
Setelah Letto Cs Dijatuhi Hukuman Mati, Kini Giliran Ariel Yang Akan Menyusul - image IMG_20190208_145436-640x360 on https://www.cakrawala.co

MAKASSAR, CAKRAWALA.CO – Pelaku pengedar narkoba kembali divonis hukuman mati oleh aparat kepolisian dari satuan narkoba Polrestabes Makassar yang sebelumnya di Sumatra Letto Cs dijerat hukuman mati oleh Diresnarkoba Polda Sumatera.

Setelah Letto Cs di Sumatra Selatan di vonis hukuman mati yang dijatuhkan majelis hakim terhadap bandar besar dari Surabaya ini, kini giliran Ariel yang terancam hukuman mati oleh Sat Narkoba Polrestabes Makassar.

Ariel ditangkap di hotel Golden Tulip di bilangan Jalan Hasanuddin Makassar saat ingin mengedarkan barang haram jenis shabu seberat 2 ons.

Baca Juga  Guru Olah Raga "Hoby" Tempeleng Siswanya

Ariel Junaedi sendiri adalah residivis pengedar narkoba yang pernah ditangkap pada tahun 2016 lalu, dengan kasus yang sama.

Kasat narkoba Kompol Diary Estetika mengatakan, Ariel adalah pengedar yang sudah lama di intai dan daru di tangkap di hotel grand tulip Makassar pada Kamis (07/02/2019) malam.

“Ariel ini adalah residivis pengedar narkoba, dan kami tangkap lagi semalam di grand tulip dengan barang bukti Shabu seberat 2 ons lebih.” Ujar Kompol Diary saat melakukan press release, Jumat (08/02/2019).

Baca Juga  Wagub Gorontalo Hadiri Rakernas APPSI

Selain shabu-shabu, sat narkoba Polrestabes Makassar juga mengamankan beberapa pirex,pipet,dan korek api di dalam kamar hotel 705 lantai 7 hotel Grand Tulip Makassar.

Ariel diduga selain pengedar Shabu, ia juga dicurigai sebagai pengguna, “bisa jadi Ariel juga pemakai, karena kita menemukan beberapa barang bukti lainya,” tambah mantab Kapolsek Ujung Pandang ini.

Ariel sendiri terancam hukuman mati atau seumur hidup karena di jerat tentang undang-undang narkotika pasal 114 ayat 2 ju pasal 132 atau denda sebesar 10 milyar Rupiah.(Rez)

Bagaimana menurut Anda ?

komentar