• Jumat, 2 Desember 2022

Ini Dia Salah Satu Wanita Tertua di Kabupaten Purwakarta

- Senin, 24 Juli 2017 | 07:46 WIB

PURWAKARTA JABAR CAKRAWALA.CO ,- Uyut Amah, seorang perempuan renta berumur 100 tahun lebih warga Kampung Sukamaju, Kelurahan Cisereuh, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, kini hanya mampu tergolek lemah.

Uyut Amah yang tinggal menempati rumah panggung berdinding dan alaskan bilik bambu dalam beberapa bulan terakhir ini sudah tergolek lemah lantaran sakit.

“Mak sudah enggak bisa berjalan. Sehari harinya gitu aja tiduran ditikar,”Kata salah seorang anak Mak Amah saat ditemui dirumahnya, Senin (24/7/2017).

Uyut Amah memang termasuk salah satu wanita tertua di Kabupaten Purwakarta berdasarkan data yang ada dipihak terkait selama ini. Ia  sampai saat ini masih bertahan hidup meski belakangan sudah sait sakitan lantaran usia rentanya yang rentan terkena penyakit.

Uyut amah tercatat memiliki tujuh anak, namun dua orang diantara anaknya malah sudah mendahului Uyut Amah menghadap Sang Khalik.

Usianya yang sudah lebih seabad itu membuat Amah tak lagi perkasa. Kulitnya sudah mengendur keriput dan menghitam. Kakinya tak lagi kuat memapah tubuh Amah untuk berjalan. Ingatannya pun kian melemah dan pelupa bahkan nyaris pikun.

Saat ditanya tanggal bulan dan tahun kelahirannya, Uyut Amah mengaku tak bisa mengingatnya lagi. “Ah sudah enggak ingat. Emak mah sudah lahir pada masa Presiden RI Pertama sebelum Ir Soekarno,” ungkapnya.

Meski begitu, indera penglihatan dan pendengaran Uyut Amah masih cukup jelas melihat dan mendengar orang orang yang menjenguk dan membicarakannya. “Emaknya mah geus teu bisa leumpang. Sapopoe kieu wae (setiap hari sudah tidak dapat berjalan, sehari hari hanya begin saja-red)” ujarnya.

Ketidakberdayaan fisik tak membuat Uyut Amah aral. Ia lebih bisa menerima bahwa keadaannya ini sudah kehendak Illahi dan ia bersyukur diberikan umur panjang hingga menyentuh lebih dari satu abad ini.

Amah malah meminta anak dan orang orang menjenguknya agar jangan terlalu memikirkan dirinya. “Emak mah sudah sumerah diri ka Gusti Allah (emak sudah menyerahkan segalanya kepada Alloh-red). Termasuk soal ketidakberdayaan ini, emak menerimanya (sudah menerimanya pasrah-red,” ucapnya.

Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Terkini

Hukum Mengolok Nabi Muhammad SAW dalam Islam

Minggu, 20 November 2022 | 00:32 WIB
X