Haedar : Soal Kepemimpinan Nasional, Dia Harus Jadi Milik Rakyat Bukan Golongan

- Rabu, 16 November 2022 | 16:58 WIB
Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir, saat konferensi pers jelang Muktamar ke-48 Muhammadiyah-‘Aisyiyah. Rabu (16/11/2022). (Ist.)
Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir, saat konferensi pers jelang Muktamar ke-48 Muhammadiyah-‘Aisyiyah. Rabu (16/11/2022). (Ist.)

Yogyakarta Cakrawala.Co,-Yang dibutuhkan Indonesia bukan karismatik tokoh, melainkan karisma nilai atau value. Dan bukan dari golongan manapun sosok yang terpilih pada 2024 itu berasal. Untuk kepemimpinan nasional, dia harus menjadi milik rakyat, bangsa dan Negara.

 

 

Hal itu ditegaskan Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir, saat disinggung tentang kepemimpinan nasional menjelang tahun politik 2024. dalam Konferensi Pers Jelang Muktamar ke-48 Muhammadiyah-‘Aisyiyah. Rabu (16/11/2022).

 

Haedar mengatakan bahwa yang dibutuhkan Indonesia bukan karismatik tokoh, melainkan karisma nilai atau value. Serta, dari golongan manapun sosok yang terpilih pada 2024 untuk kepemimpinan nasional, dia harus menjadi milik rakyat, bangsa dan negara.

 

“Kita harus mengontrol itu, kenapa ? karena jika kepemimpinan berbasis pada primordialisme, itu nanti yang terjadi bukan lagi kepemimpinan kenegarawanan, tetapi kepemimpinan per kauman,” ungkapnya.

 

Halaman:

Editor: Agung Bramantya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Survei SMRC, Pemilih Prabowo Bergeser ke Anies

Kamis, 12 Januari 2023 | 13:53 WIB

SMRC: Ganjar Unggul, Anies Menggeser Prabowo

Selasa, 20 Desember 2022 | 14:01 WIB

Survei SMRC Agama Menentukan Pilihan di Pilpres

Kamis, 13 Oktober 2022 | 17:36 WIB
X