Survei SMRC Agama Menentukan Pilihan di Pilpres

- Kamis, 13 Oktober 2022 | 17:36 WIB
Saiful Mujani. Foto (Instagram/Saiful_mujani) (Mohammad Zaini)
Saiful Mujani. Foto (Instagram/Saiful_mujani) (Mohammad Zaini)

Jakarta, cakrawala.co - Agama ikut menentukan pemilih dalam pemilihan presiden. Demikian kesimpulan studi yang dilakukan ilmuwan politik, Profesor Saiful Mujani, yang disampaikan pada program ’Bedah Politik bersama Saiful Mujani’ yang bertajuk ”Agama Penting bagi Pemilih di Pilpres?” yang disiarkan di kanal YouTube SMRC TV, pada Kamis (13/10/2022).

Menurut Pendiri Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) itu, sudah menjadi semacam keyakinan umum di masyarakat bahwa agama begitu penting mempengaruhi perilaku politik warga, baik dalam pemilihan presiden maupun pemilihan legislatif. Bahkan ada yang menganggap agama adalah yang terpenting dari semua faktor yang bisa mempengaruhi perilaku warga dalam pemilihan umum.

Dijelaskannya, dalam dua tahun terakhir (2021–2022), SMRC memiliki serangkaian observasi melalui survei nasional. Hasil survei tersebut digabungkan sehingga memiliki sampling yang sangat besar, yakni 8319.

Saiful melanjutkan, ada perbedaan signifikan secara statistik antara perilaku politik pemilih Islam dan non-Islam. Saiful menjelaskan bahwa perbedaan yang signifikan secara statistik artinya bahwa adanya perbedaan itu penting atau riil ada di masyarakat. Proporsi warga yang beragama Islam sekitar 87,5 persen dan yang beragama selain Islam sekitar 12,5 persen.

Baca Juga: Survei SMRC: Pada Pemilih yang Tahu Calon Presiden, Ganjar Pranowo Unggul Jauh

Data survei SMRC 2 tahun terakhir itu menunjukkan orang Islam cenderung memilih Anies Baswedan dibanding pemilih non-Muslim. Ada 24 persen dari total pemilih Muslim yang mendukung Anies Baswedan, sementara yang non-Muslim hanya 17 persen.

“Perbedaan 24 dan 17 persen itu sangat signifikan, tidak bisa diabaikan,” jelas Saiful.

Hal yang sama terjadi pada Prabowo Subianto. Ada 33 persen pemilih Muslim yang memilih Prabowo Subianto dan yang non-Muslim 23 persen.

Sementara pada Ganjar Pranowo, selisih proporsi pemilih Muslim dan non-Muslim yang mendukungnya kecil bahkan ada kecenderungan proporsi pemilih non-Muslim lebih besar dibanding yang Muslim.

Ini menunjukkan bahwa kecenderungan mengakomodasi pemilih dari kalangan minoritas lebih besar pada Ganjar Pranowo.

Halaman:

Editor: Mohammad Zaini

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Survei SMRC, Pemilih Prabowo Bergeser ke Anies

Kamis, 12 Januari 2023 | 13:53 WIB

SMRC: Ganjar Unggul, Anies Menggeser Prabowo

Selasa, 20 Desember 2022 | 14:01 WIB

Survei SMRC Agama Menentukan Pilihan di Pilpres

Kamis, 13 Oktober 2022 | 17:36 WIB
X