• Senin, 5 Desember 2022

Sekprov Kaltim Rusmadi Harus Mundur Kalau Maju Cagub

- Rabu, 23 Agustus 2017 | 22:19 WIB
SAMARINDA, CAKRAWALA.CO,- Pengamat hukum Universitas Mulawarman Herdiansyah Hamzah mengatakan, ada dua perspektif yang mesti menjadi acuan. Posisi sebagai ASN dan sebagai Sekprov. Sebagai ASN memiliki kewajiban mundur setelah ditetapkan menjadi calon. Hal ini berdasarkan Putusan MK yang menyatakan bahwa PNS/ASN pada saat mendaftar tidak harus mundur. "Kecuali sudah ditetapkan menjadi calon oleh KPU, wajib mundur," jelas Herdi. Sementara dalam konteks bahwa posisinya sebagai Sekprov, ketika melamar ke partai tertentu, berarti sudah mendeklarasikan dirinya untuk maju. Artinya saat itu pula posisinya sebagai Sekprov sudah sarat intervensi kepentingan politik tertentu. "Jadi secara etik, seharusnya sudah mundur dari jabatan Sekprov, tetapi dalam posisi sebagai ASN, kewajiban mundur berlaku setelah ditetapkan calon oleh KPU," Herdi menegaskan. Rusmadi sendiri sudah mendaftar dan mengembalikan formulir pendaftaran kepada dua partai yakni PDI Perjuangan dan Partai Nasdem beberapa waktu lalu. Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo juga sudah memberi warning agar Sekda yang berkepentingan ikut dalam pesta demokrasi tahun depan sudah harus meletakkan jabatannya. Artinya bola panas saat ini berada di tangan Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak. Awang mestinya tegas tegas dengan mencopot Rusmadi dari jabatan Sekprov atau Rusmadi legoowo mengudurkan diri. (Abe/AS)

Editor: Administrator

Tags

Terkini

Zulkifli Hasan Berjanji PAN All Out Menangkan Gibran

Jumat, 27 November 2020 | 11:07 WIB

Kader PAN Bertekad Menangkan Kelana-Astutik

Sabtu, 7 November 2020 | 17:57 WIB

Senator Djafar Alkatiri Apresiasi MoU Keumatan SSK-SS

Selasa, 3 November 2020 | 13:52 WIB

Ipong-Bambang Pasangan Terakhir Daftar ke KPU Ponorogo

Minggu, 6 September 2020 | 19:25 WIB
X