Beranda NASIONAL Perkuat Literasi Guru Matematika, Tim Inovasi Unusa Adakan “Bengkel Numerasi”

Perkuat Literasi Guru Matematika, Tim Inovasi Unusa Adakan “Bengkel Numerasi”

0
BERBAGI
Perkuat Literasi Guru Matematika, Tim Inovasi Unusa Adakan “Bengkel Numerasi” - image  on https://www.cakrawala.co

PASURUAN, CAKRAWALA.Co – Tim Inovasi untuk Anak Sekolah Indonesia (Inovasi) dari Prodi S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa), melakukan mentoring kepada guru-guru di Kecamatan Lekok Pasuruan. 

Selama tiga hari, guru-guru gugus 3 dan 4 di kecamatan tersebut diajarkan cara membuat soal matematika dalam bentuk cerita berbasis keunggulan lokal.

Project Leader Unusa, Fifi Khoirul Fitriyah mengatakan, workshop ini bertujuan memperkuat literasi para guru dalam membuat soal matematika yang berbentuk cerita. Karena, kata dia, soal matematika yang berbentuk cerita terdapat unsur literasinya.

Baca Juga  Tren, Outlook, dan Tantangan Sektor Pajak di 2018

“Mengingat adanya keterbatasan siswa dalam memahami soal matematika berbentuk cerita, karena bahasa ibu siswa adalah bahasa Madura” katanya.

Soal matematika yang realistik, menurut Fifi, banyak ditemukan dalam soal-soal cerita. Soal cerita menjembatani pemahaman siswa (kognitif) dengan realitas kehidupan sehari-hari.

“Artinya agar tidak terjadi keterbelahan epistemologis antara aspek koginitif, afektif dan psikomotorik. Atau equivalen dengan pendidikan berkemaknaan sesuai dengan tujuan bengkel numerasi,” tuturnya.

Ia berharap mentoring ini dapat memunculkan solusi berupa buku saku numerasi sebagai sebuah panduan intervensi, khususnya dalam memecahkan soal cerita. “Dari hasil baseline, kemampuan numerasi di gugus 3 dan 4 adalah lemah dalam memecahkan soal cerita,” ucapnya.

Baca Juga  Para Babinsa Jajaran Korem 091/ASN Dampingi Untuk Kebutuhan Kaki Palsu

Sanusi, salah satu guru dan peserta workshop mengakui pentingnya inovasi pengajaran. Selama ini pembelajaran Matematika disampaikan dengan metode yang kaku dan membosankan. Matematika juga seolah menjadi momok yang menakutkan.

“Workshop ini sangat penting dan bermanfaat bagi kami guru, karena relevan dengan kebutuhan siswa, siswa memang sangat terbatas dalam memahami soal cerita,” tegasnya.

Sekedar diketahui, Unusa mendapat hibah dari DFAT (Departement of Foreign Affairs and Trade) yang merupakan hasil kerjasama pemerintah Australia dengan Kemendikbud Republik Indonesia.

Baca Juga  18 Orang Buddhis Dari Komunitas Yi Xin Tang Lepas 50.000 Ikan di Gresik

Melalui program Inovasi, Unusa menggagas ‘Bengkel Literasi Numerasi’ di Pasuruan dengan melibatkan 16 Sekolah Dasar di Kecamatan Lekok.

Bengkel Literasi Numerasi ini merupakan upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah dasar yang difokuskan pada kemampuan literasi dengan pendekatan PMRI (Pendidikan Matematik Realistik Indonesia)

Bagaimana menurut Anda ?

komentar