• Minggu, 5 Februari 2023

Angin Puting Beliung Porak Porandakan Selopamioro Bantul, Puluhan Rumah Rusak

- Selasa, 6 Desember 2022 | 18:09 WIB
Penampakan Angin Puting Beliung yang menerjang beberapa pedukuhan di Kelurahan Selopamioro, Kapanewon Imogiri, Kabupaten Bantul, Selasa (6/12/2022).  (Tangkapan Layar)
Penampakan Angin Puting Beliung yang menerjang beberapa pedukuhan di Kelurahan Selopamioro, Kapanewon Imogiri, Kabupaten Bantul, Selasa (6/12/2022). (Tangkapan Layar)

Bantul Cakrawala.Co,-Angin puting beliung memporak porandakan dua padukuhan di Kelurahan Selopamioro, Kapanewon Imogiri, Kabupaten Bantul, DIY. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 12.5 WIB. tersebut menyebabkan puluhan rumah rusak dan juga puluhan pohon tumbang. Selasa (6/12/2022).

 

Bencana angin puting beliung terjadi sekitar pukul 12.45 WIB dengan diawali mendung dan gerimis, dari arah bukit, tiba tiba muncul angin yang berputar bergerak cepat menyapu atap rumah warga dan menumbangkan puluhan pohon.

Menurut Prawidi, salah satu warga, ada suara gemuruh yang besar sekali. Warga mengira itu suara pesawat ternyata puting beliung. “Warga berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri," kata Prawidi. dikutip dari Detik.Com.Selasa (6/12/2022).


Usai terjangan angin puting beliung, Tim SAR Gabungan bersama warga masyarakat bergotong royong membersihkan pohon-pohon yang tumbang dan juga ada yang menimpa rumah warga, beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut,

Sugeng, Kepala Kelurahan Selopamioro, pedukuhan yang terdampak angin puting beliung meliputi Pedukuhan Kalidadap 1 Kalidadap 2, Srunggo 1, dan Srunggo 2. Di Kalidadap 1 satu unit rumah tertimpa pohon. Di Kalidadap 2 ada 12 unit rumah yang rusak karena gentingnya beterbangan.

"Kejadian puting beliung terjadi di Kalidadap 2 terutama RT 08 pukul 12.45 WIB. Setelah didata ada 34 bangunan yang pada rusak bagian atap," ucapnya.

"Jadi gentingnya berterbangan dan ada pohon yang menghalangi jalan-jalan. Tapi sudah terkondisikan oleh relawan dan masyarakat. Korban jiwa alhamdulillah tidak ada," lanjut Sugeng.

Menurut Sugeng saat ini warga memerlukan bantuan berupa terpal untuk menutupi atap rumah yang rusak.

Halaman:

Editor: Agung Bramantya

Tags

Terkini

X