• Jumat, 2 Desember 2022

Kisruh PPDB Online, Ini Solusi Wali Kota Bekasi

- Rabu, 12 Juli 2017 | 09:47 WIB

BEKASI, CAKRAWALA.CO - Wali Kota Bekasi, Dr. Rahmat Effendi mengunjungi sejumlah sekolah yang terjadi gejolak pasca PPDB Online, salah satu sekolah yang di kunjungi walikota adalah SMAN 10 Kota Bekasi dan SMKN 2 Kota Bekasi, dimana puluhan warga sedang meresahkan perihal putra dan putrinya yang tidak di terima di sekolah tersebut beralasan lokasi kediaman masih dalam zona wilayah sekolah tersebut, bahkan masih dalam satu RT.

Dalam diskusinya, Gunawan, salah satu warga menceritakan ; " Saya warga sini Pak, sudah 20 tahun tinggal di sini dan tidak bisa masuk ke SMAN 10, padahal masih dalan satu zona dan RT pun sama, " Ujar Gunawan.

Walkota Bekasi sempat memanggil Kepala Sekolah dan jajaranya untuk mengetahui lebih lanjut terkait banyaknya gejolak persoalan di tingkat SMAN pasca Penerimaan Siswa Baru melalui jalur PPDB Online tahun 2017.

Walikota Bekasi, Dr. Rahmat Effendi yang di dampingi Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Ali Fauzi beserta jajaran Camat dan Lurah menyayangkan jika pengelolaan SMAN dan SMKN di propinsi jawa barat tidak dapat mengindahkan keluhan warga sekitar sekolah.

Menurut Walikota sebagai Kepala Daerah harus sangat memperihatikan warganya dimana puluhan orang tua sampai datang ke sekolah dan mengancam jika anak tidak bisa sekolah.

Wali Kota menegaskan bahwa ini adalah tanggung jawab dari Kepala Daerah jika warga tidak bisa menanggapi keluhan warganya sendiri, karena beranggapan SMAN 10 Kota Bekasi berdiri untuk warga Kecamatan Medan satria.

Wali Kota juga mengatakan jika aset SMA masih tercatat di Neraca Pemkot Bekasi dan di bangun dari pajak warga Kota Bekasi,  beranggapan sangat wajar jika warga Kota Bekasi sekitar harus menikmati fasilitas sekolah yang di mana warga juga membayar pajak untuk dilarikan ke fasilitas sekolah juga.

" Sebagai Kepala Daerah, saya harus bertanggung jawab penuh atas kerisauan dari warga saya, jika memang SMA sudah di kelola propinsi, akan tetapi Propinsi juga bertindak untuk warga. Jika perlu, dari Kota Bekasi tambah rombongan Belajar tiap sekolah " tegas Rahmat Effendi.

Bang Pepen sapaan akrab Wali Kota Bekasi berharap agar kebijakan provinsi lebih memperhatikan daerah seperti Kota Bekasi yang saat ini jumlah penduduknya lebih banyak di banding daerah lain, hal ini berbanding lurus dengan kebutuhan sekolah SMA atau SMK, Pihaknya meminta agar Propinsi Jawa Barat.dapat memberi kebijakan untuk membuka rombongan belajar baru dan pembangunanya di lakukan oleh Pemkot Bekasi.

Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Terkini

Gempa Goncang Kota Padang 4.6 SR

Minggu, 27 November 2022 | 20:05 WIB

Bus MPM Tabrak Truk 3 Orang Luka di Tanah Datar

Senin, 21 November 2022 | 17:58 WIB
X