• Selasa, 29 November 2022

Mahasiswa Kritisi Jalan Satu Jalur di Kota Cianjur.

- Sabtu, 8 Juli 2017 | 21:30 WIB

CIANJUR, CAKRAWALA.CO -Wacana pemberlakuan lalulintas satu arah di sejumlah ruas jalan pusat kota Cianjur kian menuai reaksi dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMMI) Kabupaten Cianjur.

Menanggapi rencana pemberlakuan jalur satu arah di kota Cianjur, Ketua Umum Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kabupaten Cianjur, Tedy Sopyan menilai, produk kebijakan yang diciptakan pemerintah mesti memikirkan nasib masyarakat kecil. Terlebih, dalam pemberlakuan arus lalulintas satu jalur ini, akan ada banyak kalangan yang kena dampak.

"Memang baru wacana, makannya perlu ada kajian mendalam. Kajiannya juga jangan asal-asalan. Jangan asal diberlakukan, untuk menyenangkan atasan, tanpa memperhatikan masyarakat kecil. Tujuannya memang bagus, untuk mengurai kemacetan. Tapi perlu diperhatikan bagaimana dampaknya kedepan," tegas Tedy.

Tedy menambahkan, baik pemerintah, tanpa terkecuali pihak Dinas Perhubungan (Dishub) Cianjur, tidak asal mempercantik pusat kota Cianjur, sementara kesejahteraan masyarakatnya diabaikan. Kendati kepadatan lalulintas di pusat kota Cianjur memang perlu dicarikan solusi, Tedy berharap solusi tersebut tidak hanya menguntungkan satu pihak yang berkepentingan saja.

"Masyarakat kecil, termasuk sopir angkot jangan dianaktirikan, nasib mereka juga harus diperhatikan. Kami optimis hal itu bisa tercapai, namun kami tetap kritisi kebijakan yang tidak pro rakyat," tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya. Beberapa ruas jalan pusat kota yang belum satu arah, seperti Jalan Ir H Juanda, Jalan Taifur Yusuf, Jalan Suroso, sebagian Jalan Siliwangi, serta ruas jalan lainnya yang belum satu jalur akan diberlakukan satu jalur. (d_hen)

Editor: Administrator

Terkini

Gempa Goncang Kota Padang 4.6 SR

Minggu, 27 November 2022 | 20:05 WIB

Bus MPM Tabrak Truk 3 Orang Luka di Tanah Datar

Senin, 21 November 2022 | 17:58 WIB
X