Beranda PERISTIWA SOSIAL POLITIK Pemprov Gorontalo Optimis KPBU RS Ainub Pikat Investor

Pemprov Gorontalo Optimis KPBU RS Ainub Pikat Investor

0
BERBAGI
Pemprov Gorontalo Optimis KPBU RS Ainub Pikat Investor - image  on https://www.cakrawala.co

GORONTALO CAKRAWALA.CO ,-Pemerintah Provinsi Gorontalo merasa optimis jika pengembangan Rumah Sakit dr. Hasri Ainun Habibie (RS. Ainun) mampu memikat calon investor.

Kepala Bappeda Provinsi Gorontalo Budiyanto Sidiki menilai skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) terhadap pembiayaan pengembangan rumah sakit memiliki resiko keuangan yang rendah.

Investor memiliki jaminan dari pemerintah daerah terkait dengan kelanjutan pembayaran setiap tahun dengan sistem Avaibility Payment (AP).

“Kedua, kami optimis karena project ini tidak kecil, nilainya cukup besar sekitar 842 Milyar Rupiah sehingga cukup banyak perusahaan yang berminat untuk mendanai,” kata Budi.

Baca Juga  Walikota Gorontalo: 1 Muharam Momentum Berhijrah

Hal lain yang menjadi pertimbangan yakni tingginya BOR (Bed Occupancy Ratio) atau angka penggunaan tempat tidur rumah sakit di Gorontalo. Ia mencontohkan, RS Aloe Saboe Kota Gorontalo memiliki BOR 75 persen dengan total keuntungan sekitar 70 Milyar Rupiah tiap tahunnya.

“Ini kan menunjukkan ada demand yang tinggi dari masyarakat. RS Ainun nanti tidak saja menjadi rujukan Gorontalo tapi juga daerah lain seperti di Bolaang Mongondow (Sulawesi Utara), Buol, Palu dan Luwuk (Sulawesi Tengah),” imbuhnya.

Investasi Pengembangan RS Ainun terdiri dari tiga unsur utama yakni proyek pekerjaan fisik rumah sakit senilai lebih kurang 490,4 Milyar Rupiah, aspek pengadaan alat kesehatan senilai 184,8 Milyar serta biaya lain-lain yakni biaya bunga 66,17 Milyar Rupiah, biaya contigencies 53,37 Milyar Rupiah dan biaya keuangan senilai 10,67 Milyar Rupiah.

Baca Juga  Kapolri Meluruskan Berita Calon Kepala Daerah Bisa Kembali Ke Polri

RS Ainun saat ini baru berstatus rumah sakit tipe D yang berlokasi di Jl. Kusno Tongkodu no. 149, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo. Dengan adanya pengembangan tersebut, RS Ainun diharapkan bisa menjadi rumah sakit tersier tipe B dengan 200 tempat tidur.

RS Provinsi itu direncanakan menjadi rumah sakit unggulan di bidang penyakit ginjal, mata, jantung dan kanker. RS ini juga bakal menjadi rumah sakit pendidikan bagi Fakultas Kedokteran UNG yang masih dalam tahap rintisan.***(RL)

Bagaimana menurut Anda ?

komentar