Home MEGAPOLITAN Pemprov DKI Binggung Atasi Aroma Bau Tak Sedap di Kali Item

Pemprov DKI Binggung Atasi Aroma Bau Tak Sedap di Kali Item

1
SHARE
Pemprov DKI Binggung Atasi Aroma Bau Tak Sedap di Kali Item - image IMG-20180721-WA0030-640x427 on https://www.cakrawala.co

Pemprov DKI Binggung Atasi Aroma Bau Tak Sedap di Kali Item - image img-20180721-wa0041-96658416 on https://www.cakrawala.co

(Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan saat meninjau Kali Item. foto – istimewa)

JAKARTA, CAKRAWALA..CO- Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan hari ini meresmikan kampung tematik.

Diacara peresmian tersebut Anies didampingi Wagub DKI, Sandiaga Salahuddin Uno (Sandi) dan Sekda DKI Jakarta H. Saefullah melakukan penandatanganan dengan Corporate Social Responsibility (CSR) Dulux berlangsung di Taman Segitiga Jalan Jembatan Marto, Kebon Kosong, Kemayoran, Jakpus. Sabtu (21/07/2018).

Ketika dicecar soal kali item, orang nomor satu di Balaikota ini mengaku, kali item yang tebar aroma bau tak sedap di kawasan Wisma Atlet akan menjadi pelajaran bagi Pemprov DKI Jakarta dan semua warga Jakarta.

“Kalau di hilir seperti ini, lebih rumit dan sudah susah. Makanya marilah kita jaga kebersihan di hulunya,” ucap Anies kepada Wartawan.

Baca Juga  Enam Petugas Perhubungan Atur Lalin Diarea Wisma Atlet

Dirinya pun berharap, semua warga Jakarta dapat menjaga kebersihan sungai atau kali.

“Ditutupi dengan jaring. Alat yang dipakai ini sudah jauh lebih menurun baunya. Dan kita akan teruskan melakukan beberapa usaha lainnya yang akan dikerjakan. Tapi kita ingin punya back up, apapun yg kita lakukan alat yang dipakai itu bisa ikut membantu. Tapi usaha di airnya tetap berjalan,” ujar Anies.

Lanjut ia mengatakan, pihaknya, akan memantau setiap hari terkait dengan upaya pemasangan jaring dengan panjang kurang lebih 500 meter.

“Kita pantau baunya seperti apa. Jadi usaha kita bersihkan sungai tetap jalan terus. Kita pasang jaring dulu supaya aman,” ucapnya.

Baca Juga  Pengunjuk Rasa Tolak Pengesahan Perppu Ormas

Mengenai sumber aroma bau itu, Anies mengatakan, sumbernya dari macam-macam seperti limbah rumah tangga maupun industri rumahan.

“Kita coba di wisma atlet. Karena untuk kebutuhan tempat makan (atlet) tepat di samping sungai. Jadi ketika desain ini dirancang tempat makan atlet berada di samping sungai. Saat ini kita yang harus menata supaya tidak terlalu kuat aromanya,” jelasnya.

Mantan Mendikbud ini juga berharap SKPD yang membantu menyelesaikan lihat di sini.

“Saya harap yang membantu untuk menyelesaikan lihat ke sini. Jangan hanya duduk di ruangan AC, yang jauh dari lapangan,” ucapnya.

Saat ini, pihaknya juga sudah merancang diatas jaring dengan lampu dan tanaman.

“Nanti keren. beautifikasinya sebentar lagi selesai. Kita akan tunjukin” katanya.

Baca Juga  Memperkuat Keamanan Titik Torch Relay Asian Games, Puluhan Brimob dan Garnisun Disiagakan

Anies menambahkan, Pemprov DKI Jakarta ingin setelah satu berhasil, baru kita lakukan di tempat lain. “Jangan kita bereksperimen di semua tempat. Tergantung evaluasi disini. Dan jangan sampai di semua tempat dieksperimenkan, lalu nanti hasilnya belum tentu,” paparnya.

Sementara, Wagub Sandi menambahkan, pihaknya akan mencoba dengan PAL.

“Saya mau coba tapi terkendala. Karena lagi dicoba di PAL. Kita mau pindahkan ke sini. Tapi uji cobanya masih berlangsung di sana,” ucapnya.

Lanjut Sandi mengatakan, di sana sudah bagus karena multiple source. Kita enggak bisa jernihin karena sumbernya yang dideteksi itu banyak.

“Sekarang lagi dicoba pakai aerator di sana, dan beberapa konsep lainnya. Kita lihat nanti,” ujar Sandi. (Van)

Bagaimana menurut Anda ?

komentar