Beranda PERISTIWA HUKUM & KRIMINAL Pelaku Pemukulan Juru Parkir di Palangka Raya Masih Dalam Pengejaran Polisi

Pelaku Pemukulan Juru Parkir di Palangka Raya Masih Dalam Pengejaran Polisi

1
BERBAGI
Pelaku Pemukulan Juru Parkir di Palangka Raya Masih Dalam Pengejaran Polisi - image IMG_20180714_102011_059 on https://www.cakrawala.co
Arifin yang diduga memukul dua orang jukir dan terlihat menggunakan tasbih untuk praktek pengobatan, foto dok

PALANGKA RAYA KALTENG CAKRAWALA.CO ,- Kasus pemukulan Juru Parkir (Jukir) disalah satu tempat hiburan malam yang berlangsung baru-baru ini, kini makin jadi perhatian banyak kalangan.

Pelaku Arifin bersama dua orang rekannya hingga kini masih dalam pencarian pihak berwajib diduga terus menghindar dari kejaran petugas.

Saat memukul dua orang Jukir,  Arifin yang mengaku anggota Polisi dari Polda Kalteng tersebut ternyata keseharianya hanya berprofesi sebagai tabib atau dukun yang katanya bisa menyembuhkan orang sakit.

Akibat perbuatananya tersebut, kini Arifin mulai dijauhi meski bahasa yang di pakai jika dilihat dari akun facebook miliknya selalu menyebut dan membawa Asama Allah, namun dalam kenyataannya sehari-hari justru jauh dengan ucapan dan perkatannya sebagaimana dia ungkap di facebooknya.

Baca Juga  Layangkan Protes, Ratusan Anggota Ormas dan LSM Geruduk Kantor Bupati Ciamis

Setelah diamati dari penyajiannya dalam proses pengobatan atau penyembuhan terhadap pasien yang dilakukan Arifin terlihat memakai jenis minuman keras yang tidak lazim bagi orang islam untuk mengkonsumsinya.

Selain itu juga, cara berpakaian Arifin yang memakai tasbih serta sering digunakan untuk menyembuhkan orang lain diduga hanya sekedar kedok atau samaran untuk mengelabui korbanya agar dia seolah-olah taat dalam beragama meski kenyataannya orang tersebut banyak menyalahi aturan.

Menurut salah seorang guru Supranatural asal Seruyan menyampaikan bahwa sebainya warga jangan mudah percaya dan terpengaruh oleh penanpilan luarnya saja.

Baca Juga  Polda Kalteng Bekuk Jaringan Penyedia Jasa PSK

“kita jangan mudah terpengaruh dengan tipu daya seseorang yang mengaku pintar menyembuhkan orang lain, dengan cara berpakaian seperti cara habib, pakai topi haji atau pakai bulang besar namun cara pengobatannya menyimpang dari aturan agama dan itu adalah perbuatan syaitan.”Kata Sang Guru Supranatural tersebut kepada cakrawala.co baru-baru ini.

Ia meminta agar jangan cepat mempercayai begitu saja jika ada orang atau siapapun yang mengaku-ngaku orang pintar atau pandai megobati.

“Janganlah dipercaya dengan cara orang yang melakukan yang salah dengan seperti itu ia itu mencampur sesajian dengan minuman keras yang menurut kita orang muslim itu adalah hal yang tidak diperbolehkan dalam agama,”ungkap guru asal Seruyan itu.

Baca Juga  H+3 Lebaran, Ribuan Kendaraan Pemudik Masih Padati Jalur Garut

Sang Guru menyarankan lebih baik berdoa yang bagus dan khusu langsung kepada Alloh SWT yang  akan bisa menyembuhkan penyakit orang yang sakit.

Sementara itu terkait kasus pemukulan yang dilakukan tersangka Arifin dkk telah mendapatkan jaminan dari pihak Kepolisian untuk dilakukan penyelidikan dan diproses lebih lanjut.

Namun hingga saat ini tersangka  masih dalam proses pencarian Polisi karena yang bersangkutan diduga bersembunyi dari kejaran petugas.***(HT)

 

Bagaimana menurut Anda ?

komentar