• Minggu, 29 Januari 2023

Keunikan Kampung Naga Tasikmalaya, Kental Menjaga Tradisi Leluhur

- Sabtu, 22 Oktober 2022 | 07:04 WIB
Papan Kampung Naga. Foto (Zen/cakrawala.co)
Papan Kampung Naga. Foto (Zen/cakrawala.co)

CAKRAWALA.CO - Di Tasikmalaya, Jawa Barat, terdapat sebuah Kampung yang disebut dengan Kampung Naga. Tapi jangan beranggapan di kampung ini ada Naga. Konon, disebut kampung naga karena jalan menuju kampung ini berliku-liku seperti ular naga.

Terletak di Desa Neglasari, kecamatan Salawu, kabupaten Tasikmalaya, Kampung Naga ini berada di kawasan subur yang dibatasi oleh hutan keramat dan hutan larangan yang di dalamnya terdapat makam leluhur mereka. Selain itu, terdapat sungai Ciwulan yang airnya mengalir deras dari puncak gunung Galunggung.

Untuk berada sampai di Kampung tradional, harus melewati sekitar 444 anak tangga. Ini menjadi hal unik karena setiap orang yang menghitung jumlah anak tangga ini tidak pernah sama.

Baca Juga: Indahnya Wisata Alam Bunton Desa Pekuncen Kecamatan Pekuncen

Sampai di Kampung Naga, anda pasti akan merasakan tentram, asri, sejuk, karena pemandangan kampung menyuguhkan suasana desa yang masih kental dengan kebudayaannya.

Sebenarnya Kampung Naga ini bukanlah tempat wisata, namun banyak sekali orang yang ingin berkunjung dan mengetahui tentang Kampung ini.

Keunikan dari Kampung Naga menjadi daya tarik tersendiri. Bagaimana tidak, di tengah perkembangan zaman yang semakin modern tidak berlaku bagi kampung tradisional ini. Rumah mereka masih menggunakan kayu, beratap ilalang dan yang lebih mengherankan lagi, tidak ada aliran listrik.

Suasana kampung naga. Foto Zen/cakrawala.ci)
Jadi jika menginap disini, jangan heran kalau suasana malamnya terkesan remang-remang karena memang tidak menggunakan listrik. Hal ini mereka lakukan sebagai cara untuk menjaga tradisi para leluhurnya.

Menurut kepercayaan masyarakat Kampung Naga, dengan menjalankan adat-istiadat warisan nenek moyang berarti menghormati para leluhur atau karuhun.

Sehingga segala sesuatu yang datangnya bukan dari ajaran karuhun, oleh masyarakat Kampung Naga hal itu dianggap tabu dan melanggar adat yang pasti akan menimbulkan malapetaka.

Halaman:

Editor: Mohammad Zaini

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sungai Mudal, Surga Tersembunyi di Kulon Progo

Senin, 26 Desember 2022 | 10:14 WIB
X