• Selasa, 29 November 2022

Cantiknya Kampung Pelangi, Dulu Kumuh Kini Warna-Warni

- Kamis, 20 Juli 2017 | 06:50 WIB
 SEMARANG, CAKRAWALA.CO - Kampung Pelangi. Ini dia tempat yang lagi ngehits di Kota Semarang, Jawa Tengah. Warna-warni rumah jadi alasan bagi warga dan wisatawan untuk masuk ke dalamnya. Apalagi, jaraknya hanya seratus meter dari obyek wisata Lawang Sewu yang jadi ikon wisata Kota Semarang. Kampung pelangi dulunya lebih dikenal dengan sebutan Kampung Wonosari. Secara administratif masuk Kelurahan Randusari, Kecamatan Semarang Selatan. Sebelum berubah menjadi penuh warna seperti sekarang, kampung ini dulu identik dengan kampung yang tidak tertata. Dihuni oleh warga yang menempati lahan berbukit yang disebut Gunung Brintik. Sebagian besar adalah buruh dan tenaga serabutan. Sebagian kecil lainnya pegawai. Lokasinya bersebelahan dengan kompleks pemakaman umum bergota. Kini, seiring dengan program memperindah kota, kawasan pemukiman Gunung Brintik ditata menjadi lebih berwarna warni. Menurut salah satu warga, Slamet (40), upaya mempercantik kampung dilakukan secara swadaya warga, dibantu oleh relawan, komunitas, pemerintah kota, serta beberapa perusahaan yang menggelontorkan dana CSR. "Ada lebih dari 300 rumah yang dicat. Semuanya. Dari tembok, pagar, genting, hingga permukaan jalan. Motifnya juga beragam. Ada variasi warna, garis lurus, melengkung, hingga gambar wayang dan karikatur," jelasnya. Kerja keras penataan ini membuahkan hasil mencengangkan. Kampung yang dulu berkesan kumuh, ini tampil segar. Posisi kampung yang berada di bukit, tampak mencolok dari kejauhan. Pengunjung yang datang ke sini sebagian besar anak muda. Mereka memanfaatkan cantiknya Kampung Pelangi untuk berfoto selfie. Pengunjung berfoto selfie dengan latar gambar wayang.(foto: omjk) "Bagus banget. Beda dengan kampung pelangi di daerah lain. Disini posisinya naik dan jumlahnya banyak. Warnanya juga segar. Asyik buat foto dan diunggah ke medsos," kata Ayu yang datang jauh-jauh dari Jakarta untuk berwisata ke kota Semarang. Banyaknya wisatawan berdampak bagus bagi warga setempat. Mereka menyewakan aneka properti untuk berfoto dan membuka warung kuliner. "Lumayan untuk menambah penghasilan. Ada yang jualan makanan, souvenir, properti foto, serta membuka jasa parkir," ujar Fitri yang membuka jasa sewa payung ini. Setiap sore kampung ini selalu ramai. Apalagi kalau Sabtu dan Minggu, sehari penuh pengunjung datang silih berganti. Pengen ke sini? Rutenya gampang. Dari pusat kota Tugu Muda atau Lawang Sewu tinggal jalan kaki ke arah selatan, menyusuri trotoar Jl. dr. Sutomo. Lima menit saja sudah sampai di Pasar Bunga. Nah, Kampung Pelangi persis di belakangnya. (redjateng).

Editor: Administrator

Tags

Terkini

Eksotisme Tahura Lae Kombih

Minggu, 16 Oktober 2022 | 23:02 WIB

Sail Tidore Bakal Jaring 50 Ribu Wisatawan

Rabu, 12 Oktober 2022 | 14:56 WIB

Novavil Travel Haji dan Umroh buka Biro-Agen di Halsel

Kamis, 22 September 2022 | 13:30 WIB

Lebih Produksi dengan Internet

Kamis, 2 Desember 2021 | 22:19 WIB
X