Jalin Kerjasama dengan UMY dan UII, Prakerja Tingkatkan Kolaborasi dengan Perguruan Tinggi

- Jumat, 3 Februari 2023 | 15:10 WIB
Penandatanganan Nota Kesepahaman UMY dengan Prakerja di Kampus UMY, Jumat ( 3/2/2023) (Santoso)
Penandatanganan Nota Kesepahaman UMY dengan Prakerja di Kampus UMY, Jumat ( 3/2/2023) (Santoso)

YOGYAKARTA,CAKRAWALA.CO- Kartu Prakerja merupakan program pemerintah yang dilandaskan kemitraan multi pihak dengan pemerintah dan swasta. Primsip gotong royong dijalankan dalam melaksanakan Program Kartu Prakerja. Ada 14 Kementerian/Lembaga, 6 Platform Digital, 6 Bank dan Fintech, 3 portal kerja, ratusan lembaga pelatihan, dan 8 Institusi Pendidikan sebagai tim ahli asesor dan pemantau pelatihan. Banyaknya pihak penyedia yg ada di ekosistem Prakerja memungkinkan adanya persaingan yang sehat oleh banyak penyedia sehingga masyarakat bisa memilih dengan rasional penyedia terbaik sesuai kebutuhan mereka.

Pernyataan itu disampaikan Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja Denni Puspa Purbasari dalam penandatanganan nota kesepahaman tentang pelaksanaan pengembangan dan penilaian konten pelatihan keterampilan kerja dan kewirausahaan pada manajemen pelaksana program Kartu Prakerja di kampus Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) dan Universitas Islam Indonesia (UII), Jumat, 3 Februari 2023.

" Walaupun Kartu Prakerja membuka kesempatan seluas-luasnya bagi lembaga pelatihan untuk masuk ke ekosistem, kami juga menerapkan seleksi yang sangat ketat untuk memastikan kualitas pelatihan yang dijual sangat baik.," ungkap Denni Puspa Purbasari .

Lebih lanjut dikatakan ada puluhan indikator asesmen lembaga pelatihan dan pelatihan yang harus dipenuhi untuk bisa masuk ke ekosistem Kartu Prakerja. Persaingannya sangat ketat, rata-rata hanya 30-an persen pelatihan yang lolos.

" Untuk melakukan proses asesmen ini, kami dibantu asesor pelatihan dari lembaga-lembaga pendidikan terbaik di Indonesia yang bersifat independen," ujarnya.

Dengan resminya nota kesepahaman, imbuh Denni, maka para akademisi dari dua kampus terkemuka di Yogyakarta ini akan melakukan asesmen terhadap konten silabus usulan pelatihan, termasuk kesesuaian judul, tujuan, metode pembelajaran, durasi, harga, dan evaluasi pembelajaran dengan mempertimbangkan kebutuhan pasar kerja serta kewirausahaan.

" Selain itu, tim asesor juga akan melakukan pengecekan terhadap metode ajar untuk pemenuhan syarat pelatihan sebagaimana diatur oleh Manajemen Prakerja, menyusun rekomendasi pelatihan yang dapat ditawarkan serta catatan terhadap pelatihan yang tidak direkomendasikan untuk ditayangkan dalam Program Kartu Prakerja," tandasnya.

Kerja sama Manajemen Prakerja dengan UMY dan UII melengkapi jaringan kemitraan yang sebelumnya telah dilaksanakan dengan perguruan tinggi dan lembaga lainnya, yakni Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Universitas Atma Jaya, dan Indonesia Mengajar.

Sementara itu, Rektor UMY, Prof. Dr. Ir. Gunawan Budiyanto, MP, IPM, ASEAN Eng mendukung penuh program yang dilaksanakan oleh Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja ini. Gunawan juga menyebutkan agar skill yang ditingkatkan tidak hanya dari akademik skill. Namun juga soft skill sosial, sebab sosial skill itu juga dapat mempengaruhi karir seseorang.

“Soft skill sosial mempengaruhi keberlangsungan karir seseorang. Serta sosial skill ini menetukan kecerdasan kita selain dari academic skill,” ujarnya.

UMY merupakan kampus yang familiar untuk masyarakat terlebih lagi di bidang perekonomian.

UMY sudah menjadi kampus yang familiar di kalangan masyarakat, terlebih lagi dari sektor perekonomian. Dimana, banyak mahasiswa UMY yang turut andil sebagai penggerak perekonomian di wilayah kampus UMY,” pungkas GGunawan. ( Sants)

Editor: Santoso.

Tags

Terkini

Opung Luhut Minta Masyarakat Jangan Banyak Omong

Minggu, 26 Maret 2023 | 16:12 WIB
X