Berapa Besaran Gaji Kepala Desa yang Menuntut Masa Jabatan 9 Tahun?

- Rabu, 25 Januari 2023 | 12:26 WIB
Ribuan kepala desa, berunjuk rasa di depan gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat. Selasa (17/1/2023). (Ist.)
Ribuan kepala desa, berunjuk rasa di depan gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat. Selasa (17/1/2023). (Ist.)

CAKRAWALA.CO - Aksi demo ribuan kepala desa (kades) di Senayan pekan lalu, meminta DPR merevisi masa jabatan kepala desa yang diatur dalam UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. Mereka menuntut masa jabatan kepala desa diperpanjang dari sebelumnya 6 tahun menjadi 9 tahun.

Selain dipandang sebagai jabatan prestis di desa karena menjadi orang nomor satu di daerahnya, gaji yang diterima tiap bulannya tak sedikit.

Besaran gaji kades tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 11 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.

Baca Juga: Terkait Masa Jabatan Kepala Desa, Presiden: Undang-Undang Membatasi 6 Tahun

Pasal 81 ayat 1 PP/2019 berbunyi:
"Penghasilan tetap diberikan kepada kepala Desa, sekretaris Desa, dan perangkat Desa lainnya dianggarkan dalam APBDesa yang bersumber dari ADD (Alokasi Dana Desa)".

Adapun besaran gaji tetap untuk kades dan perangkatnya ditetapkan oleh Bupati/Wali Kota dengan ketentuan sebagai berikut:

a. besaran penghasilan tetap kepala Desa paling sedikit Rp2.426.640 atau setara 120 persen dari gaji pokok Pegawai Negeri Sipil golongan ruang II/a;

b. besaran penghasilan tetap sekretaris Desa paling sedikit Rp2.224.420 atau setara 110 persen dari gaji pokok Pegawai Negeri Sipil golongan ruang Il/a; dan

c. besaran penghasilan tetap perangkat Desa lainnya paling sedikit Rp2.022.200 atau setara 100 persen dari gaji pokok Pegawai Negeri Sipil golongan ruang II/a.

Selain aturan di atas, penghasilan kades dan perangkatnya secara rinci diatur oleh peraturan Bupati/Wali Kota masing-masing daerah.

Halaman:

Editor: Mohammad Zaini

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X