Ini Dia Profil Komisioner KPI Pusat 2023-2025

- Selasa, 24 Januari 2023 | 19:05 WIB
Komisioner KPI terpilih 2022-2025 (Ist cakrawala.co)
Komisioner KPI terpilih 2022-2025 (Ist cakrawala.co)

 

JAKARTA, CAKRAWALA.CO,- Komisi I DPR RI telah memilih 9 orang menjadi anggota Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat masa bakti 2023-2025. Merekalah yang akan menegakkan UU Penyiaran 32 tahun 2023, sehingga diharapkan penyiaran di Indonesia makin sehat.

Ketua Komisi I DPR usai sidang musyawarah pemilihan Selasa siang (24/1/2023), mengatakan mereka yang terpilih memiliki integritas dan kemampuan menjalankan tugas. Mereka diharapkan agar lebih inovatif, adaptif lincah dalam membumikan program-program strategis pengawasan isi siaran dan penguatan pemirsa dalam hal literasi dan sosialisasi penyiaran yang sehat bagi masyarakat.

Kesembilan anggota Komisioner terpilih adalah 6 wajah baru di KPI Pusat dan dua orang incumbent, yakni Muhammad Reza dan Mimah Susanti.

Secara rinci, berikut ini adalah sekilas profil KPI Pusat 2023-2025:

 

  1. Aliyah: S2 Language and Linguistics, University of Malaya (Kuala Lumpur, Malaysia). Bekerja di Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia/MPR RI sebagai Tenaga Ahli, sejak 2019-2024.   
  2. Amin Shabana: S2 Manajemen Komunikasi, Universitas Indonesia. Bekerja di On Point Communications sebagai Founder dan Direktur, sejak 2017-2022. 
  3. Evri Rizqi Monarshi: S1 Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia. Bekerja di Metro TV - PT. Media Televisi Indonesia sebagai Senior Produser, sejak 2017-2022   
  4. I Made Sunarsa: S2 Ekonomi, Universitas Udayana. Bekerja di Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Bali sebagai Ketua, sejak 2017-2021 
  5. Mimah Susanti: S1 Ilmu Komunikasi Jurnalistik, Universitas Negeri Sunan Gunung Jati -Bandung. Bekerja di Komisi Penyiaran Indonesia Pusat sebagai Anggota, sejak 2019-2022. 
  6. Mohammad Reza: S2 Ilmu Komunikasi, Universitas Padjajaran. Bekerja di Komisi Penyiaran Indonesia Pusat sebagai Komisioner, sejak 2019-2022 
  7. Muhammad Hasrul Hasan: S2 Manajemen, Universitas Muhammadiyah Makassar. Bekerja di Komisi
  8. Tulus Santoso: S2 Ilmu Administrasi, Universitas Indonesia. Bekerja di Institut STIAMI sebagai Dosen, sejak 2015-2022 
  9. Ubaidillah: S2 PKLH, Universitas Negeri Jakarta. Bekerja di SIAP SIAGA: Program Manajer Program Penguatan Ketangguhan Masyarakat dalam Menghadapi COVlD-19 dan Bencana Alam (PKMM-CBA), 2020-2022.

 

Sebelumnya ketika menjawab pertanyaan anggota Komisi I DPR dalam fit and proper test mereka akan berjanji tegak lurus menegakkan Undang-undang Penyiaran Nomor 32 Tahun 2022. Mereka juga berpendapat bahwa sebaiknya struktur KPI dan KPID adalah struktural meski tetap independen sesuai kewilayahan, sedangkan anggarannya dilakukan terpusat meski masih memungkinkan menerima hibah.

Para calon komisioner sebelumnya juga telah menyatakan siap menjalankan tugas sesuai dengan perkembangan teknologi, terlebih era penyiaran digital saat ini mutlak diperlukan penguatan kelembagaan, kolaborasi dan pengawasan yang tidak lagi manual, melainkan dengan aplikasi dan artificial intelijen. Red***

Editor: Syaefurrahman Albanjary

Tags

Terkini

X