Polisi Temukan Lembaran Kertas Berisi Penolakan KUHP di TKP Bom Bunuh Diri Mapolsek Astana Anyar

- Rabu, 7 Desember 2022 | 20:47 WIB
Polisi menemukan lembaran kertas berisi penolakan pengesahan KHUP di Mapolsek Astana Anyar Bandung (Istimewa)
Polisi menemukan lembaran kertas berisi penolakan pengesahan KHUP di Mapolsek Astana Anyar Bandung (Istimewa)

JAKARTA, CAKRAWALA.CO – Polisi yang melakukan olah tempat kejadian perkaran ledakan bom bunuh diri di Mapolsek Astana Anyar Bandung, menemukan belasan lembar kertas berisi protes dan penolakan terhadap Pengesahan Rancangan Undang-undang Kitab Hukum Pidana (RKHUP).

Namun belum diketahui secara pasti apakah penolakan tersebut merupakan motif pelaku meledakan bom bunuh diri di Mapolsek Astana Anyar.

Hal tersebut dikatakan langsung Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, setelah melihat lokasi ledakan.

Walaupun lembaran kertas itu dibawa pelaku bom bunuh diri bernama Agus Sujatno, polisi belum menyimpukan apapun terkait temuan tersebut.

Saat ini polisi masih fokus untuk melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah barang bukti yang ditemukan.

Baca Juga: Abu Muslim Alias Agus Sujatno Masuk Jaringan JAD Bandung, Kapolri : Ada Surat Protes KUHP di TKP

Menurut Kapolri, belasan kertas tersebut bertuliskan protes penolakan terhadap RKUHP yang baru saja disahkan, yang di dalamnya antara lain terkait masalah zina.

Sigit menambahkan, hasil penelusuran polisi menunjukkan bahwa pelaku bunuh diri terkait dengan jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

Identitas Agus Sujatno alias Agus Muslim terdeteksi setelah polisi melakukan pemeriksaan sidik jari dan face recognition.

Halaman:

Editor: Endang Suryana

Tags

Terkini

X