• Minggu, 5 Februari 2023

Terkini, Semburan Awan Panas dan Aliran Lahar Dari Puncak Semeru Capai 19 Kilometer, Arah Besuk Kobokan

- Minggu, 4 Desember 2022 | 16:59 WIB
PVMBG : di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga 19 kilometer.
PVMBG : di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga 19 kilometer.

Jakarta, Cakrawala.co- Eskalasi kegempaan Gunung Semeru terus meningkat, lontaran material vulkanis erupsi juga semakin jauh yakni mencapai 13 kilometer, atau meningkat drastis dari sebelumnya yang hanya 5 kilometer.

Hembusan abu vurlkaknsi juga semakin meningkat, disertai dengan terus meningkatnya  erupsi dari puncak Gunung Semeru, maka  masyarakat diminta mematuhi rekomendasi yang dikeluarkan oleh Badan Geologi melalui Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi.

Yakni, tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 17 kilometer dari puncak (pusat erupsi).

Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga 19 kilometer.

Tidak beraktivitas dalam radius 8 kilometer dari kawah/puncak Gunung  Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar).

Mewaspadai potensi awan panas gugura, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, Besuk Sat dan Kali Lanang serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan.

Jumlah kegempaan periode 4 Desember 2022 pk. 00.00 WIB - 12.00 WIB hingga didominasi oleh Gempa Awan Panas dan gempa letusan sebanyak  13 kali dengan amplitudo awan panas terekam 40 mm dan masih berlangsung hingga saat ini.

Sebaran material erupsi berupa lontaran batuan pijar diperkirakan dapat mencapai radius 8 kilometer  dari puncak, sedangkan material lontaran abu saat ini mencapai 12 kilometer ke arah tenggara.

 Arah dan jarak sebaran material abu ini dapat berubah tergantung arah dan kecepatan angin.

Halaman:

Editor: Suyono Sugondo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X