• Minggu, 5 Februari 2023

Warga di Tenggara Semeru Diminta Segera Menyingkir Lontaran Material Vulkanis Mencapai 13 Kilometer

- Minggu, 4 Desember 2022 | 16:43 WIB
Msyarakat di Lereng Semeri diminta menyingkir dari raidius 5 kilometer dari puncak karena lontaran batu pijar berbahaya ( foto/ist)
Msyarakat di Lereng Semeri diminta menyingkir dari raidius 5 kilometer dari puncak karena lontaran batu pijar berbahaya ( foto/ist)

 

Jakarta, Cakrawala.co- Erupsi disertai semburan awan panas guguran dari puncak Gunung Semeru  masih terus  berlangsung menerus.

Luncuran awan panas guguran mencapai  jarak 13 kilometer dari puncak dan masih terus berlangsung.

Asap kawah utama tidak teramati, cuaca cerah sampai mendung. Angin tenang ke selatan, tenggara, barat, barat laut, barat daya, suhu 22-28?C.

Jumlah kegempaan periode 4 Desember 2022 pk. 00.00 WIB - 12.00 WIB hingga didominasi oleh Gempa Awan Panas dan gempa letusan sebanyak  13 kali dengan amplitudo awan panas terekam 40 mm dan masih berlangsung hingga saat ini.

Sebaran material erupsi berupa lontaran batuan pijar diperkirakan dapat mencapai radius 8 kilometer  dari puncak, sedangkan material lontaran abu saat ini mencapai 12 kilometer ke arah tenggara.

 Arah dan jarak sebaran material abu ini dapat berubah tergantung arah dan kecepatan angin.

Arah luncuran awan panas guguran dan guguran ke sektor tenggara dan selatan dari puncak. Jangkauan awan panas guguran sudah mencapai lebih dari 13 kilometer.

 Lahar dingin maupun lahar panas dapat terjadi di sepanjang aliran sungai yang berhulu di daerah puncak, khususnya sepanjang aliran sungai.

Hasil analisis pemantau secara visual dan kegempaan menunjukan terjadi peningkatan aktivitas, dan dinilai tingkat aktivitas Gunung Semeru dinaikkan dari Level III (SIAGA) menjadi Level IV (AWAS), terhitung mulai tanggal 4 Desember 2022 pukul 12.00 WIB.

Halaman:

Editor: Suyono Sugondo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X