• Minggu, 5 Februari 2023

Pasca Gempa Cianjur, Sebagian dari 11 Desa Ini Disarankan Tidak Dihuni lagi

- Jumat, 2 Desember 2022 | 21:55 WIB
Kerusakan akibat gempa Cianjur (Dok BNPB)
Kerusakan akibat gempa Cianjur (Dok BNPB)

JAKARTA, CAKRAWALA.CO – Menurut catatan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), pasca terjadinya gempa Cianjur pada Senin (21/11/2022), setidaknya ada 11 desa dari dua kecamatan yang sebagian wilayahnya perlu dihindari pascagempa Cianjur.

Wilayah tersebut meliputi sebagian wilayah di 10 desa di Kecamatan Cugenang, dan sebagian wilayah dari satu desa di Kecamatan Pacet, Cianjur.

Menurut Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dalam jumpa pers di Channel Youtube BMKG, Jumat (2/12/2022), rekomendasi tersebut dikeluarkan berdasarkan adanya keaktifan sumber gempa pada area sistem Sesar Cimandiri, yang meliputi Kecamatan Cugenang dan sebagian Kecamatan Pacet, Cianjur, Jawa Barat.

Dwikorita menambahkan, berdasarkan data tersebut, aspek kegempaan di wilayah itu ada kemungkinan terulang, paling tidak dalam periode 20 tahun.

Selain dari aspek kegempaan, rekomendasi tidak dihuninya kembali wilayah-wilayah tersebut adalah karena kondisi tanah lunak dan kemiringan lereng.

BMKG juga merekomendasikan, wilayah yang layak untuk calon hunian tetap adalah wilayah Sirnagalih dan Murnisari dalam skenario satu, dan Cipendawa skenario dua.

Namun Dwikorita meminta masyarakat tidak salah mengartikan penjelasannya.

"Kami menyebut desa, jangan disalahartikan seluruh desa itu masuk zona ini. Tidak sama sekali, hanya sebagian dari desa itu," jelas Dwikorita

Berikut ini wilayah yang direkomendasikan tidak dihuni pasca gempa Cianjur :

Halaman:

Editor: Endang Suryana

Sumber: BMKG

Tags

Terkini

X