• Selasa, 6 Desember 2022

Hadiri Pelantikan Pengurus IDI Trenggalek, Bupati Arifin Tak Ingin Gelombang 2 Covid Terulang

- Sabtu, 5 Februari 2022 | 21:52 WIB

TRENGGALEK CAKRAWALA.CO - Pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) masa bhakti 2019-2022 Cabang Kabupaten Trenggalek dilantik. Pelantikan pengurus IDI Trenggalek sendiri dilakukan oleh Ketua Wilayah IDI Jawa Timur, DR. dr. Sutrisno, SPOG., di Pendopo Manggala Praja Nugraha, Sabtu (5/2/2022). Turut menyaksikan agenda ini Bupati Trenggalek, Mochammad Nur Arifin dimana dalam pelantikan itu sendiri tergolong terlambat karena dilakukan hampir di penghujung tahun pengabdian karena terhalang pandemi Covid-19. Seperti disampaikan Ketua IDI Cabang Trenggalek terlantik, dr. Mokh. Rofiq Hindiono, MMRS dalam sambutannya mengatakan, setelah ia terpilih, tidak lama kemudian pandemi melanda tanah air sehingga pelantikan pengurus Cabang IDI Trenggalek tertunda. "Setelah terpilih, tidak lama kemudian pandemi melanda tanah air, apakah ini berkah atau musibah," ungkap Ketua IDI Trenggalek. Ini merupakan periode kedua Direktur RSUD dr. Soedomo Trenggalek menahkodai IDI Trenggalek. Diharapkan olehnya dokter-dokter muda yang ada bisa aktif meneruskan tongkat-tongkat estafet kepengurusan selanjutnya. Sementara itu, Ketua IDI Jawa Timur, Sutrisno usai melantik pengurus IDI Cabang Trenggalek berpesan kepada para dokter di Kabupaten Trenggalek untuk tetap waspada menghadapi pandemi Covid-19. "Sebanyak 169 dokter wafat akibat Covid-19. Untuk itu saya menghimbau agar senantiasa selalu waspada," pesannya. Karena menurutnya, para dokter adalah orang yang rawan tertular. Untuk itu tetap waspada, tidak perlu pakai baju Hazmat lagi, justru akan melelahkan. Sutrisno juga menyinggung mengenai upaya peningkatan SDM dokter. Diharapkan yang muda agar bisa melanjutkan mengambil spesialisasi karena akan ditunjang dengan rumah sakit yang memadai. "Bila kekurangan tenaga, biar nanti Pak Bupati merekrut tenaga dokter lagi," cetusnya. Menanggapi hal itu Bupati Trenggalek, Mochammad Nur Arifin sepakat dengan arahan Ketua IDI wilayah Jatim mengenai peningkatan SDM dokter di RSUD Trenggalek. Menyaksikan pelantikan ini Bupati Arifin menyebut profesi dokter sebagai pahlawan, karena tugas mulianya menyelamatkan nyawa orang lain. "Cukup luar biasa kesabarannya, pelantikan mau di tunda menjelang penghujung pengabdian karena menghormati etika profesi disebabkan Pandemi Covid-19," puji Bupati Arifin. Bupati Arifin tidak ingin puncak kejadian gelombang 2 Covid-19 terulang kembali di daerahnya. Banyak jatuh korban karena fasilitas rumah sakit yang kurang memadai. Untuk itu pembanguan fasilitas rumah sakit yang memadai ini harus dikebut sehingga pelayanan kepada masyarakat bisa ditingkatkan. Bupati muda itu meminta pelayanan kepada masyarakat bisa terus ditingkatkan. "Jangan karena bupati, pasalnya jabatan bupati hanya terbatas, sedangkan bapak ibuk akan lama di Trenggalek bahkan sebagian besar akan tinggal di Trenggalek. Jadi saya berpesan tingkatkan pelayanan," tandasnya. (ag)

Editor: Redaksi Blitar

Tags

Terkini

Ferry Mursyidan Baldan Dimata Fachry Ali

Selasa, 6 Desember 2022 | 05:25 WIB
X