• Rabu, 7 Desember 2022

Sultan Najamudin Apresiasi Kapolri dan Kabareskrim dalam Kasus Djoko Tjandra

- Senin, 27 Juli 2020 | 22:25 WIB
Sultan Najamudin Apresiasi Kapolri dan Kabareskrim dalam Kasus Djoko Tjandra dalam acara syukuran hari kelahiran anak Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, Minggu 26/07/2020. Foto: (Cakrawala/Wakil Ketua DPD RI)
Sultan Najamudin Apresiasi Kapolri dan Kabareskrim dalam Kasus Djoko Tjandra dalam acara syukuran hari kelahiran anak Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, Minggu 26/07/2020. Foto: (Cakrawala/Wakil Ketua DPD RI)

JAKARTA,Cakrawala.co – Wakil Ketua DPD RI Sultan Baktiar Najamudin apresiasi reaksi cepat dan ketegasan Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Pol. Idham Aziz dan Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Komjen Pol. Listyo Sigit Prabowo dalam menindak anggotanya yang diduga terlibat dalam kasus keluar-masuknya buronan Djoko Tjandra ke Indonesia. Apresiasi itu disampaikan langsung Sultan kepada Listyo Sigit saat bertemu dalam acara syukuran hari kelahiran anak Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti di rumah dinasnya Jalan Denpasar Raya, Jakarta, Minggu (26/7/2020) malam. “Saya salut dan kami di DPD siap memberikan dukungan terhadap kebijakan petinggi Polri dalam pengusutan skandal tersebut,” tukas Sultan. Ditambahkan Sultan, reaksi cepat dan tindakan tegas Kapolri yang diimplementasikan dengan tepat oleh Kabareskrim telah memenuhi harapan masyarakat. Dan hal itu, lanjutnya, sangat penting bagi modal sosial polisi dalam menjawab keraguan masyarakat terhadap institusi ini. “Ini sangat penting, karena menjawab bahwa institusi ini masih terpercaya, karena ke dalam juga tegas dan sesuai dengan prinsip promoter Polri, yakni profesional, modern, dan terpercaya,” tandasnya. Seperti diketahui, Kapolri mencopot tiga Perwira Tinggi Polri dalam perkara terbitnya surat jalan, penghapusan red notice, serta surat sehat bebas Covid-19 milik buron Djoko Tjandra. Mereka yang dicopot adalah Kepala Biro Koordinasi dan Pengawasan PPNS Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Prasetijo Utomo; Kadiv Hubungan Internasional Polri, Irjen Pol. Napoleon Bonaparte; dan Sekretaris NCB Interpol Indonesia, Brigjen Pol. Nugroho Wibowo. Sebelumnya, Kabareskrim menyatakan akan mengusut kasus ini secara transparan. Listyo telah membentuk tim khusus untuk menjerat secara pidana anggota Polri yang terlibat. “Dugaan awal melanggar Pasal 221 dan 263 KUHP,” kata Listyo kepada media. Untuk diketahui, Pasal 221 KUHP terkait menyembunyikan orang yang melakukan kejahatan dan menghalang-halangi penyidikan. Sementara, Pasal 263 KUHP tentang pemalsuan surat atau dokumen. (sdk)

Editor: Aulia Assidik

Tags

Terkini

Sosok Lord Rangga Sunda Empire Meninggal Dunia

Rabu, 7 Desember 2022 | 18:21 WIB

Ada Ledakan Kedua di Polsek Astana Anyar Bandung

Rabu, 7 Desember 2022 | 12:26 WIB

Korban Bom Bunuh Diri, 3 Polisi Luka, Pelaku Tewas

Rabu, 7 Desember 2022 | 10:43 WIB

Polsek Astana Anyar Bandung Dibom Bunuh Diri

Rabu, 7 Desember 2022 | 09:19 WIB

IKA Undip Gelar Munas Pilih Pengurus Baru

Rabu, 7 Desember 2022 | 07:51 WIB
X