Beranda MEGAPOLITAN Menjamur Pembangunan Bermasalah, Kinerja Petugas Citata JakPus Dipertanyakan, LP2AD: Gubernur Anies Harus...

Menjamur Pembangunan Bermasalah, Kinerja Petugas Citata JakPus Dipertanyakan, LP2AD: Gubernur Anies Harus Mereshuffle

1
BERBAGI
Menjamur Pembangunan Bermasalah, Kinerja Petugas Citata JakPus Dipertanyakan, LP2AD: Gubernur Anies Harus Mereshuffle - image IMG-20190108-WA0021 on https://www.cakrawala.co

JAKARTA, CAKRAWALA.CO- Warga masyarakat Jakarta Pusat mempertanyakan kinerja petugas Cipta Karya Penataan Kota dan Pertanahan (Citata) Jakpus soal mengawasi pembangunan yang melanggar.

Akibatnya banyak pelanggaran bangunan yang terjadi di delapan wilayah Jakarta Pusat. Namun pengerjaan bangunan itu jalan terus hingga sudah dihuni.

“Ngawasin bangunan yang bermasalah aja gak becus. Masa yang sudah ditindak dengan penyegelan, tapi pembangunan nya jalan terus. Segel nya cuma jadi pajangan doang,” cetus Budi warga Jakpus, Selasa (08/01/2019).

Ia pun menilai kinerja petugas Citata dalam mengawasi pembangunan melanggar tidak serius.

“Tugas ngawasin pembangunan yang melanggar itu menjadi bagian tugas dan kewenangan rutin mereka dalam menindaknya. Kalau tidak serius berarti mereka main mata dengan pemilik bangunan,” tandasnya.

Ditambahkannya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang dipimpin Gubernur Anies Rasyid Baswedan diminta segera mengevaluasi seluruh petugas Citata Jakpus karena bekerjanya dinilai melempem dan lambat.

Baca Juga  Artis Ussy Sulistiawati Dukung Kalteng Jadi Ibukota Pemerintahan RI

“Soal maraknya pembangunan yang melanggar di Jakpus. Pak Gubernur Anies harus tahu dan turun langsung ke lapangan,” tukasnya.

Kepala Suku Dinas Citata Jakpus, Zulkifli Arbi ketika ditanya soal pembangunan yang melanggar di Jakpus mengaku banyak pembangunan yang melanggar di Jakpus.

“Pembangunan yang melanggar di Jakpus itu banyak antara lain ada beberapa kategori seperti tidak bisa masuk izin atau tidak ada IMB serta bangunan tidak sesuai IMB,” ucap Zulkifli, usai Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) di kantor Pemkot Jakpus, Jalan Tanah Abang I, Gambir, Selasa (08/01/2019).

Soal jumlah bangunan yang diusulan rekomtek untuk dibongkar Satpol PP pada tahun 2018, tambah Zulkifli, harus melihat data terlebih dahulu di Seksi Pengawasan dan Penertiban Sudin Citata Jakpus.

Baca Juga  Proyek Pembangunan Sheet Pile Kali Sentiong, Kemayoran Bulan Ini Dikerjakan

“Harus lihat data dulu, saya tidak hapal karena saya baru menjabat menggantikan Kasudin yang lama,” ujarnya.

Meski begitu, jika ada pembangunan yang sudah di segel, namun bangunan itu tetap dilanjutkan terus akan ditindak tegas dengan bongkar paksa.

“Kalau ada pembangunan sudah disegel masih dikerjakan. Kita langsung SPB, kemudian diusulkan untuk dibongkar paksa,” tandasnya.

Dalam menjalankan tugas pengawasan bangunan, sambung Zulkifli, pihaknya sudah melakukan tahapan tindakan terhadap bangunan yang melanggar dari mulai Surat Peringatan (SP) 1, Segel dan SPB untuk bongkar sendiri.

“Dalam menjalankan tugas pengawasan bangunan Citata mengacu Peraturan Daerah (Perda) nomor: 1 tahun 2014 tentang rencana detail pembangunan di DKI Jakarta dan Peaturan Gubernur (Pergub) nomor: 178 tahun 2015 tentang rencana tata bangunan dan lingkungan,” paparnya.

Baca Juga  Plang PKL JP Kadarluarsa Harus Diganti, Wakil Walkot Jakpus: PKL Gak Mau Diatur Akan Ditutup 

Menangapi perihal bangunan yang melanggar di Jakarta Pusat, Victor Irianto Napitupulu, Ketua Lembaga Pemantau Penyimpangan Aparatur Daerah (LP2AD) ini mengatakan, dirinya sudah seringkali mengkritik kinerja petugas Citata, namun sepertinya, Gubermur Provinsi DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan tutup mata dan telinga.

“Banyak aspirasi masyarakat yang mengeluhkan kinerja petugas Citata. Artinya, Jika Gubemur Anies mendengar. Ya beliau harus secepatnya mereshuffle jajaran Citata supaya ada penyegaran birokrasi Pemprov DKI Jakarta lebih baik lagi sesuai motonya yaitu ‘maju kotanya, bahagia warga,” tegasnya. (Van)

Bagaimana menurut Anda ?

komentar