Beranda PERISTIWA HUKUM & KRIMINAL Mendapat Perlawanan Pemilik, Pengadilan Batal Eksekusi Lahan

Mendapat Perlawanan Pemilik, Pengadilan Batal Eksekusi Lahan

1
BERBAGI
Mendapat Perlawanan Pemilik, Pengadilan Batal Eksekusi Lahan - image 20190206_101109831 on https://www.cakrawala.co

PALANGKARAYA KALTENG CAKRAWALA.CO ,-.Pengadilan Negeri Kota Palangkaraya Kalimantan Tengah (Kalteng) akhirnya batal melakukan eksekusi lahan sebagai aset sita lelang Pengadilan.

Pengadilan dinilai salah alamat karena lahan yang hendak disita merupakan sebidang tanah yang letaknya berada di jalan Adonis Samad kelurahan Langkai, Kota Palangkaraya.

Pemilik lahan atasnama ibu Nande menuduh Pengadilan ada kongkalingkong dengan pihak yang mengaku pemilik tanah bahkan hampir terjadi adu fisik jika pihak pengadilan terus melakukan upaya penyitaan karena pihak pemilik juga tetap mempertahankanya.

Untuk sementara waktu pihak Pengadilan memilih mundur untuk menghindari kontak pisik karena adanya penolakan eksekusi.

Baca Juga  Fairid-Umi Diyakini Akan Memenangi Pilkada Kota Palangka Raya

Sebelumnya usai membacakan naskah putusan Pengadilan untuk melakukan eksekusi tanah dijalan Adonis samad tersebut langsung mendapat reaksi dan perlawanan keras dari pemilik tanah yang langsumg menentang hasil keputusan tersebut.

Menurut pemilik karena letak tanah yang dimaksud Pengadilan adalah salah alamat.

“itu salah alamat,”teriak pihak pemilik yang menyatakan lantang siap melawan jika pihak pengadilan masuk ke titik batas yang di buat mereka.

“apabila ada yang berani memasuki batas ini mereka berarti adalah lah perang.”teriak pihak pemiliknya lagi.

Baca Juga  Petisi Bela Palestina: Bekukan AS di PBB Hingga Boikot Produk

Akhirnya pihak Pengadilan negeri Palangkaraya terpaksa mengurungkan niatnya dan tidak bisa melakukan eksekusi lahan atasnama Ibu Nande.

Pihak Pengadilan bergegas meninggalkan tempat eksekusi dengan catatan akan membuat laporan baru untuk kembali melakukan gugatan sita tanah milik haji Norkim yang oleh Pengadilan Negeri sebagai yang memenangkan perkaranya.

Sementara itu, perginya tim pengadilan sempat diteriaki oleh keluarga ibu Nande.

Tim Pengadila yang dipimpin Mariani selaku pimpinan sita eksekusi Pengadilan Begeri Palangkaraya segera meninggalkan tempat tersebut.

Diketahui sebelumnya perkara tersebut merupakan sengketa kepemilikan tanah dengan ukuran 40 X 49 meter di jalan Adonis Samad yang berbeda kelurahan.

Baca Juga  Crane Proyek RSU Palu Ambruk, Satu Pekerja Asal Karawang Tewas

Saat cakrawala menyempatkan diri untuk wawancara Mariani, Tim eksekusi berusaha menahan diri untuk melakukan sita eksekusinya karena ada percobaan perlawanan dari pemilik tanah.

“kami melakukannya sesuai nomor perkara atas nama Harjo Norkim, dan berikutnya kami akan melakukan sita ulang eksekusi II dengan pengawalan polisi yang lebih ketat lagi.”kata Mariani.***RT

Bagaimana menurut Anda ?

komentar