• Minggu, 5 Februari 2023

Kunjungi Museum Genosida Tuol Sleng, Sekjen PBB Ingatkan Bahaya Ujar Kebencian dan Penganiayaan

- Selasa, 15 November 2022 | 10:37 WIB
Sekjen PBB Antonio Guterres melihat-lihat Dinding Foto para tahanan Rezim Khmer Merah di salah satu ruang Museum Tuol Sleng di Situs Peringatan Tahanan Keamanan S-21 di Phnom Penh, Kamboja pada Minggu (13/11/2022) (Nick Sells)
Sekjen PBB Antonio Guterres melihat-lihat Dinding Foto para tahanan Rezim Khmer Merah di salah satu ruang Museum Tuol Sleng di Situs Peringatan Tahanan Keamanan S-21 di Phnom Penh, Kamboja pada Minggu (13/11/2022) (Nick Sells)

PHNOM PENH, KAMBOJA, CAKRAWALA.CO - Dalam rangka memperingati ingatan orang-orang yang menderita dan meninggal selama pemerintahan Khmer Merah di Kamboja, Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (Sekjen PBB), Antonio Guterres akan membantu memastikan kekejaman seperti itu tidak pernah terulang pada Minggu (13/11/2022).

Dalam pidatonya saat mengunjungi Museum Genosida Tuol Sleng, situs peringatan Pusat Interogasi dan Penahanan S-21 yang terkenal di bawah rezim berdarah, yang berlangsung dari tahun 1975 hingga 1979.

"Tuol Sleng merupakan pengingat penting. Batu bata dan ubin berdarah merupakan sebuah peringatan kepada Kita semua bahwa ini yang akan terjadi ketika kebencian meraj alela. Ini yang akan terjadi ketika umat manusia dihukum dan hak asasi manusia diabaikan", kata Guterres dikutip dari news.un.org.

Baca Juga: Aat Surya Safaat, Anak Kepala Desa yang Sering Bertemu Sekjen PBB

Guterres hadir di Museum untuk memberikan penghormatan kepada semua korban dan penyintas kebrutalan Khmer Merah di seluruh Kambojo.

Rezim dengan paham ideologi radikal yang berakar pada keyakinan dan politik komunis yang berbeda. Agama, tradisi, dan hubungan keluarga yang mengakar dilarang.

Rakyatnya dipaksa untuk meninggalkan kota-kota besa untuk bekerja di sektor pertanian di desa.

Institusi seperti sekolah, pagoda, industri dan pabrik dihancurkan dan para intelektual, profesional dan biksu dibunuh.

Sekjen PBB Antonio Guterres melihat-lihat dokumentasi yang dirawat oleh Kearsipan Museum Tuol Sleng di Phnom Penh, Kamboja, Minggu (13/11/2022) (Nick Sells)

Halaman:

Editor: Aulia Assidik

Sumber: news.un.org

Tags

Terkini

X