Wilujengan Berdirinya Keraton Kasunanan Surakarta Ke 277 Dengan Tradisi Bubur Asyura

- Selasa, 16 Agustus 2022 | 16:03 WIB
Ratusan Abdi Dalem,Sentono Dalem dan Kerabat Keraton Kasunanan Surakarta mengikuti upacara Wilujengan Hamengeti Hadeging Keraton Surakarta di Sasana Sumewa, Solo, Jawa Tengah, Senin (15/08/2022).Foto. (Agung Bram).
Ratusan Abdi Dalem,Sentono Dalem dan Kerabat Keraton Kasunanan Surakarta mengikuti upacara Wilujengan Hamengeti Hadeging Keraton Surakarta di Sasana Sumewa, Solo, Jawa Tengah, Senin (15/08/2022).Foto. (Agung Bram).

  Solo Cakrawala.Co,-Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat menggelar selamatan, Acara yang diikuti ratusan abdi dalem,sentono dalem hingga kerabat Keraton di Sasana Sumewa tersebut, Selain diisi dengan dzikir dan doa bersama juga digelar tradisi makan bubur Asyura.     Wilujengan Hamengeti Hadeging Keraton Dalem Mataram Surakarta Hadiningrat atau peringatan berdirinya Keraton Kasunanan Surakarta, yang genap berusia 277 tahun dalam hitungan masehi atau perhitungan tahun Jawa kalender Sultan Agung genap 286 tahun, diawali dengan dzikir tahlil dan dilanjutkan doa bersama yang dipimpin oleh ulama Keraton Surakarta. Senin (15/08/2022). Tidak hanya itu, Pembacaan sejarah singkat berdirinya Keraton Kasunanan Surakarta serta lantunan tembang mocopat juga tersaji. Di akhir acara ratusan abdi dalem,sentono dalem hingga kerabat Keraton Kasunanan Surakarta bersama sama menikmati bubur suran atau bubur Asyura yang telah di bagikan di awal acara. Bubur Suro atau Bubur Asyura, yang biasanya disajikan pada setiap 10 Muharram. Tradisi Bubur Suro , atau bubur Asyura bukan sekedar tradisi, tapi ternyata memiliki makna dimana tradisi Bubur Suro merupakan bentuk pengungkapan rasa syukur manusia atas keselamatan yang selama ini diberikan oleh Allah SWT. Putri Paku Buwono (PB) XII dan Ketua Lembaga Dewan Adat Keraton Kasunanan Surakarta, GKR Wandansari Koes Moertijah atau Gusti Moeng, menjelaskan, berdasarkan kalender Masehi usia Keraton Surakarta sudah 277 tahun.Namun jika menggunakan kalender Jawa, maka keraton berumur 286 tahun karena berdiri sejak 1745. “Hari ini kami mengadakan selamatan dalam rangka ulang tahun berdirinya Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat. Hari ini kami mengundang dari seluruh paguyuban kawula Keraton Surakarta , terutama dari Jawa Tengah dan Jawa Timur. Hadir 350 orang dari masing-masing kabupaten,” jelas Gusti Moeng. Selain itu, hadir pula anak-anak Senopati Mataram, 200 sentono dan 300 abdi dalem Keraton Surakarta. “Alhamdulilah sudah bisa terselenggara dengan baik. Kalau bubur Suro itu tradisi orang Jawa. Tradisi makan bubur Suro itu sudah dinanti-nanti dan di dalam bubur itu ada harapan kita mendapatkan kenikmatan hidup,” paparnya.   Dalam tradisi makan bubur Suro ini, terang Gusti Moeng, tersimpan juga harapan agar Indonesia terhindar dari krisis pangan. “Kami juga ingin kita semua diberi kesehatan lahiriah untuk tetap bisa mengembalikan keraton kepada kedudukan yang sebenarnya, sebagai pusat kebudayaan,” pungkas Gusti Moeng.( Agug Bram).

Editor: Cakrawala Solo

Tags

Terkini

Menu Unik Ayam Daun Pandan Banyak Diminati Wisatawan

Sabtu, 14 Januari 2023 | 23:04 WIB

Kuliner Palembang Andalan Jokowi, Bikin Ketagihan!

Rabu, 9 November 2022 | 15:04 WIB

Festival Apangi Sambut Malam 10 Muharram

Sabtu, 7 September 2019 | 20:45 WIB
X