Beranda NASIONAL Komisi I DPRD Jabar Pantau Kesiapan Pemilu 2019

Komisi I DPRD Jabar Pantau Kesiapan Pemilu 2019

0
BERBAGI
Komisi I DPRD Jabar Pantau Kesiapan Pemilu 2019 - image  on https://www.cakrawala.co
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat saat berbincang bincang dengan Ketua KPU Cianjur Hilman Wahyudi

CIANJUR,CAKRAWALA.CO-KOMISI I DPRD Provinsi Jawa Barat menyambangi kantor Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Cianjur. Para wakil rakyat itu memantau progres kesiapan penyelenggara menghadapi Pemilu 2019. Kamis (11/11).

“Ini bagian kunjungan kerja memantau sejauh mana kesiapan KPU di Jawa Barat menghadapi Pemilu 2019. Kami bersafari melakukan kunjungan kerja ke semua KPU. Di Cianjur merupakan wilayah ke-20 yang kami kunjungi,” kata anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Hedi Permadi Boy, usai kunjungan di kantor KPU Kabupaten Cianjur.

Satu hal yang jadi sorotan DPRD dalam penyelenggaraan Pemilu 2019 yakni soal daftar pemilih tetap (DPT). Pasalnya, sejauh ini DPT kerap bermasalah lantaran pendataan yang dinilai kurang akurat.

Baca Juga  Objek Wisata Candi Cangkuang Dipadati Ribuan Wisatawan

“Sekarang masih ada waktu sebelum ditetapkannya kembali DPT hasil pencermatan. Kami minta KPU menyusun kembi DPT secara akurat. Jangan sampai terdapat DPT ganda, yang meninggal masih tercatat, dan lainnya,” tutur Hedi.

Dari hasil safari ke berbagai KPU di kota dan kabupaten di Jawa Barat, lanjut Hedi, secara umum tak ada temuan yang mencolok. Namun hasil safari akan dijadikan bahan rapat DPRD dengan Pemprov Jabar agar ke depan jajaran pemerintahan juga ikut mengawasi semua proses tahapan.

“Jangan sampai ketidakakuratan DPT ini menjadi masalah,” tandasnya.

Sadar Muslihat, anggota Komisi I DPRD Jabar lainnya, menambahkan kunjungan kerja ke KPU Kabupaten Cianjur merupakan bagian memantau sejauh mana proses tahapan yang sedang dilaksanakan pihak penyelenggara. Utamanya menyangkut pendataan pemilih menjelang diplenokannya lagi DPT hasil pencermatan tahap kedua.

Baca Juga  DPD Provinsi Papua Gerakan Rakyat Cinta (Gercin) NKRI Resmi di Lantik

“Informasinya ada penambahan lagi data pemilih sebanyak 31 juta se-Indonesia. Di Kabupaten Cianjur kalau tidak salah terdapat angka sekitar 300 ribuan daftar pemilih yang potensial tak masuk DPT. Ini bukan angka yang kecil. Kalau tak terselesaikan ini bisa jadi sumber masalah,” terang Sadar.

Sadar berharap KPU harus bisa lebih rinci dan akurat melakukan pencocokan dan penelitian kembali data pemilih. Apalagi Pemilu 2019 dilaksanakan serentak sehingga bakal menguras tenaga dan pikiran dari berbagai sisi.

“Jangan sampai nanti timbul syak wasangka karena kita tahu pada pemilu sebelumnya ada catatan hitam dari penyelenggara di Kabupaten Cianjur,” tandasnya.

Baca Juga  Kejari Banjar Gelar Sholat Ghaib dan Doa Bersama Bagi Korban Lion Air

Ketua KPU Kabupaten Cianjur, Hilman Wahyudi, mengatakan kedatangan anggota Komisi I DPRD Jawa Barat ke KPU Kabupaten Cianjur tak lain untuk memantau sejauh mana kesiapan penyelenggara menghadapi Pemilu 2019. Hilman menyebut sejauh ini KPU Kabupaten Cianjur sudah melaksanakan berbagai tahapan sesuai jadwal yang ditetapkan.

“Kami tadi sampaikan tahapan yang sudah dilaksanakan, yang masih dilaksanakan, dan yang akan dilaksanakan,” kata Hilman.***(tim)

Bagaimana menurut Anda ?

komentar