Home PERISTIWA HUKUM & KRIMINAL Ketua PA 212 Jadi Tersangka, Tim Advokadsi Reaksi Cepat Soloraya Anggap...

Ketua PA 212 Jadi Tersangka, Tim Advokadsi Reaksi Cepat Soloraya Anggap Perkara Terlalu Prematur

1
SHARE
Tim Advokadsi Reaksi Cepat ( TARC) solo raya,saat menggelar jumpa pers senin siang(11/01/19),foto AGb

SOLO JATENG CAKRAWALA.CO,-Terkait dugaan pelanggaran kampanye dalam tabligh akbar pa 212 di gladag solo, jawa tengah.beberapa waktu, ketua umum persaudaraan alumni pa 212, slamet ma’arif telah ditetapkan menjadi tersangka oleh polresta Surakarta.

menanggapi hal tersebut, koordinator tim reaksi cepat (tarc) solo raya,muhammad taufik saat menggelar jumpa pers senin siang(11/01/19) mengatakan bahwa sejak diperiksa oleh bawaslu,slamet ma’arif tidak bersalah.pada pemeriksaan bawaslu tidak menemukan kesalahan sehingga perkara ini dinilai premature, pasalnya dari awal pra pendahuluannya saat diperiksa di bawaslu tidak menemukan kesalahan,”ungkap taufik.

Baca Juga  Kharisma Ulama Banjarmasin Memantik Syiar Islam di Bangil

 

taufik menambahkan bahkan saat diperiksa pada hari kamis kemarin (07/02/19) juga sebenarnya tidak ada kesalahan dan pihak tarc menilai bahwa kasus ini merupakan made by order, karena kepolisian mengejar batas waktu 14 hari sejak dilimpahkan dari bawaslu ke polresta Surakarta.

 

taufik menilai apa yang terjadi kepada slamet ma’arif penuh tekanan dan penuh kepentingan dan juga terjadi cacat formal dan cacat material, karena undang-undang pemilu nomor 7 tahun 2017 pasal 270 yang diterapkan tersebut semestinya pemeriksaannya yang menetapkan ini bersalah atau tidak bukan kepolisian tapi bawaslu dulu.

Baca Juga  Pangdam VI Mulawarman Apresiasi Prajurit Berdinas di Perbatasan

dalam kasus ini, tim reaksi cepat (tarc) solo raya juga meminta kepada polres surakarta untuk bersikap independen, tidak berat sebelah terhadap salah satu capre,”kata taufik.
nantinya pada rabu 13 februari nanti,pihak kepolisian akan kembali memanggil slamet ma’arif sebagai tersangka di mapolda jateng.(AGb)

 

Bagaimana menurut Anda ?

komentar