Home PERISTIWA HUKUM & KRIMINAL Kapolres Kobar Pimpin Kegiatan Pemusnahan Barang Bukti Narkoba

Kapolres Kobar Pimpin Kegiatan Pemusnahan Barang Bukti Narkoba

0
SHARE
Kapolres Kobar Pimpin Kegiatan Pemusnahan Barang Bukti Narkoba - image IMG-20180131-WA0123-640x480 on https://www.cakrawala.co
Kapolres Kobar AKBP Aries Sandi Zulkarnain saat memulai pemusnahan sabu, foto TUM

PALANGKALAN BUN KATENG CAKRAWALA.CO ,- Kepolisian Resort (polrest)  Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah (kalteng), memusnahkan barang bukti sabu seberat 96,63 gram, di halaman Kantor Satnarkoba Mapolres Kobar, Rabu (31/1/2018).

Pemusnahan barang bukti tindak pidana penyalahgunaan narkotika tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Kobar AKBP Aries Sandi Zulkarnain S, disaksikan Kepala BNN Kabupaten Kobar serta para Jaksa dari Kejaksaan Negeri Kobar.

Kapolres Kobar AKBP Aries Sandi Zulkarnain menjelaskan, barang bukti sabu tersebut merupakan hasil tangkapan jajarannya selama bulan Januari 2018. Ia menyebut ada enam kasus dengan enam tersangka bersama jumlah barang bukti yang beratnya bervariasi.

Baca Juga  Polisi Buka Posko Pengaduan Korban Biro Perjalanan Haji dan Umroh Hannien Tour

“Rata-rata barang berasal dari luar daerah (Kalteng). Untuk itu, kami bersama BNK akan terus berupaya keras, bekerjasama untuk memberantas narkoba, khususnya di Kabupaten Kotawaringin Barat ini,” kata Kapolres Aries Sandi kepada wartawan disela-sela memimpin kegiatan pemusnahan barang bukti narkoba, Rabu (31/1/2018).

Kapolres menyatakan pihaknya akan terus mengembangkan kasus tersebut. Pasalnya, dari keenam tersangka yang diamankan, rata-rata adalah pemain lama yang tidak menutup kemungkinan masih memiliki jaringan kejahatan narkoba.

Sementara itu, Kasat Narkoba Polres Kobar Iptu Kariatmono menambahkan, keenam tersanga masing-masing bernama Wardi Bin Kartino, M Andianur Bin Taufiq, Gusti Surianor Bin Gusti Harianor, M Midut Bin H Saranom, Jamaludin Bin Misnadin, dan Suntari Bin Slamet.

Baca Juga  Polda Kalteng Tanda Tangani Nota Kesepahaman untuk Pilkada Damai

“para tersangka akan dikenakan Pasal 114, tapi penerapan ayatnya ada yang menggunakan ayat 1 dan ayat 2 sesuai dengan peran dan keterlibatan yang bersangkutan,”Tegasnya.***(TUM)

 

Bagaimana menurut Anda ?

komentar