• Sabtu, 26 November 2022

Kapolres Blitar Kota Berharap Insiden Kanjuruhan Jadi Martir Sepakbola di Indonesia

- Jumat, 7 Oktober 2022 | 14:47 WIB

BLITAR CAKRAWALA.CO - Kapolres Blitar Kota AKBP Argowiyono berharap semoga insiden di stadion Kanjuruhan Malang menjadi martir dalam sejarah persepakbolaan khususnya di Indonesia. Hal ini disampaikannya saat memberikan santunan dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta kepada keluarga korban tragedi Kanjuruhan yang berdomisili di Wilayah Hukum Polres Blitar Kota, Rabu (5/10/2022). Sebanyak 2 suporter aremania asal Nglegok di wilayah Hukum Polres Blitar Kota menjadi korban dalam tragedi kerusuhan di Kanjuruhan Malang pada Sabtu (1/10/2022) malam hari. Pemberian santunan ini, dipimpin langsung Kapolres Blitar Kota AKBP Argowiyono S.H S.I.K M.Si didampingi Kabagops, Kasatlantas, Kasat Sabhara dan Kapolsek Nglegok. Santunan diberikan kepada keluarga Muhammad Mustofa (18), di rumah duka Desa Bangsri, Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar dan Keluarga Andhika Bayu Pradana (17) di rumah duka Desa Kedawung Nglegok Kabupaten Blitar. Pada kesempatan ini, Kapolres Blitar Kota AKBP Argo menyampaikan rasa duka mendalam saat berkunjung ke rumah duka keluarga Muhamad Mustofa dan Andhika Bayu Paradana mengucapkan turut berduka cita dan berbela sungkawa atas musibah tragedi Kanjuruhan. "Hari ini Kami Jajaran Polres Blitar Kota melaksanakan takziyah di Desa Bangsri dan Kedawung untuk menghaturkan turut berduka cita atas kejadian di Kanjuruhan sekaligus memberikan santunan dari Bapak Kapolri dan Bapak Kapolda Jawa Timur kepada para korban dalam peristiwa tersebut," kata Kapolres Blitar Kota AKBP Argo. Lebih lanjut AKBP Argo mendoakan kepada seluruh masyarakat yang menjadi korban agar keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan keikhlasan dan almarhum khusnul khotimah. "Ini sebagai dukungan moril dari Polri kepada keluarga korban kericuhan di Stadion Kanjuruhan Malang," ujar AKBP Argo., Ia pun menghimbau, ke depan untuk rekan-rekan suporter dari Aremania di Blitar Raya untuk ikut dan selalu menjaga kondusifitas wilayah. "Untuk seluruh penanganan baik penyelidikan dan tindak lanjuti insiden tersebut sudah dikerjakan tim gabungan. Mudah-mudahan segera mendapat hasil yang terbaik untuk masyarakat dan seluruh petugas yang melaksanakan pengamanan di Kanjuruhan," katanya. AKBP Argo juga berharap bahwa ini menjadi peristiwa terakhir bagi para Suporter dan pecinta bola di tanah air karena menimbulkan banyak korban. "Semoga ini bisa menjadi martir dalam sejarah persepakbolaan di Indonesia untuk tidak terulang kembali," pungkasnya. (ek)

Editor: Redaksi Blitar

Tags

Terkini

LP Ma'arif NU Gresik Siap Songsong Kurikulum Merdeka

Sabtu, 26 November 2022 | 09:06 WIB
X