• Sabtu, 26 November 2022

Pesan Gus Muhdlor : Cara Terbaik untuk Bisa Survive adalah Meningkatkan Kapasitas Diri Kita Sendiri

- Selasa, 27 September 2022 | 17:28 WIB
Bupati sidoarjo Ahmad Muhdlor saat memberikan alat perlengkapan Barista
Bupati sidoarjo Ahmad Muhdlor saat memberikan alat perlengkapan Barista

SIDOARJO, CAKRAWALA.CO – Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali, S.I.P hadir pada kegiatan Pelatihan kecakapan Hidup Life Skill yang diselenggarakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo di desa Banjarsari, Kecamatan Buduran, Sidoarjo, Selasa, 27 september 2022. Gus Muhdlor sapaan akrab Bupati Sidoarjo dalam sambutannya mengatakan, pelatihan Barista ini adalah kegiatan yang positif dan harus disikapi positif. Namun bisa kontruktif kalau setelah pelatihan tetap diasah dan dipraktekkan. ”Dengan pelatihan barista ini harapannya akan akan muncul usaha- usaha baru dimana desa-desa yang ada di kabupaten sidoarjo harus menjadi desa yang power full semua, setiap RT ada UMKM unggulan,”ucapnya Dijelaskan oleh Gus Muhdlor, peningkatan kapasitas itu penting bagi kita semua, jangan pernah pasrahkan kehidupan kita, kemajuan diri kita, rezeki kita dan potensi hidup lebih baik kepada orang lain. Cara terbaik untuk bisa survive adalah meningkatkan kapasitas diri kita sendiri, melengkapi skill-Skill yang kita punya. Semakin kompleks skill yang kita punya maka semakin bernilai. ”Manfaatkan dengan baik pelatihan ini walaupun sederhana Jangan dianggap sederhana walaupun kelihatannya simpel jangan diremehkan,”pungkasnya Kepala Dinas pendidikan dan kebudayaan Kabupaten Sidoarjo, Tirto Adi mengungkapkan, kegiatan pelatihan ini akan berlangsung dua hari, dengan mendatangkan trainer yang ahli di bidangnya. nanti hasil pelatihan ini, peserta akan mendapatkan sertifikat dan satu set perlengkapan barista,” kata dia Hj. Kasipah, Anggota DPRD Kabupaten Sidoarjo yang hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut menyampaikan, kami selaku wakil dari komisi D memberikan semangat kepada masyarakat khususnya kaum milenial untuk mau membuka usaha dan mandiri. ”Dengan pelatihan barista ini mereka dilatih agar memiliki skill, jadi tidak hanya menyajikan, meracik atau menghias kopi saja, tetapi juga peluang usaha dan pengembangannya,” urainya Sementara itu kepala desa Banjarsari, M. Nidlomuddin mengatakan bahwasanya ini berkaitan dengan tujuan memberdayakan generasi kaum muda untuk kemajuan desa, yang kebetulan telah kita lakukan pembangunan di depan lapangan desa, jadi harapan saya nanti ada matching di sana, ada tempat, kemudian ditambah dengan skill teman-teman yang hari ini telah dilakukan pelatihan oleh Dinas Pendidikan Kebudayaan. ”Sehingga nanti kedepannya temen- temen bisa langsung praktek dan berwira usaha, ini menjadi hal yang penting untuk dimulai generasi muda, mulai berpikir produktif untuk masa depannya,” urainya Sengaja kita pilih kopi karena sekarang ini diakui atau tidak, kopi itu menjadi favorit minuman kaum muda sehingga harapannya ini tidak hanya menaikkan income teman-teman karang taruna tapi juga menjadi ajang untuk sosialisasi dan membangun komunikasi antar generasi, dan yang terpenting mereka memiliki saluran hal yang positif, bukan hal yang negatif," kata dia Jadi support dari pemerintah desa sendiri kita metcingkan dengan BUMDes yang saat ini membangun tempat pusat kuliner, nanti temen-temen karang taruna bisa langsung praktek di situ. Sekalian terkait dengan manajemen usahanya kita juga Sedang menggalang kerjasama. Kalau dibanding dengan yang lain kan kita sudah tertinggal, makanya ini harus ada strategi yang dalam tempo singkat tapi juga lompatannya cukup tinggi,” tutupnya Gus Nidlom Sapaan akrabnya. (Wid/Win)

Editor: Redaksi Jatim

Tags

Terkini

LP Ma'arif NU Gresik Siap Songsong Kurikulum Merdeka

Sabtu, 26 November 2022 | 09:06 WIB
X