Pemkab Blitar Hibahkan Aset Tanah 10.000 M2 ke Kejaksaan Negeri Blitar

- Rabu, 31 Agustus 2022 | 23:31 WIB

BLITAR CAKRAWALA.CO - Bupati Blitar Rini Syarifah didampingi Wakil Bupati Rahmat Santoso menerima kunjungan kerja Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur beserta jajaran dalam rangka memberikan pengarahan kepada OPD bertempat di Pendopo Ronggo Hadi Negoro, Rabu (31/8/2022) siang. Hadir dalam agenda ini diantaranya Kepala Kejaksaan Negeri Blitar serta jajaran, Kapolres Blitar AKBP Aditya Panji Anom, Kapolres Blitar Kota AKBP Argowiyono, Dandim 0808/Blitar, Perwakilan Pengadilan Negeri Blitar, Sekdakab Izul Marom, Seluruh Kepala OPD di lingkup Pemkab Blitar, Camat dan perwakilan Kepala Desa. Dalam sambutannya, Bupati Blitar Rini Syarifah (Mak Rini) mengatakan, kunjungan Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur Dr Mia Amiati beserta jajarannya menjadi pemacu semangat bagi dirinya untuk terus berbenah menjalankan roda pemerintahan Kabupaten Blitar sesuai aturan dan perundang-undangan yang berlaku sehingga bisa menghindari hal-hal yang bertentangan dengan hukum. Pada kesempatan itu, mewakili Pemkab Blitar, Mak Rini menyerahkan hibah aset tanah kepada Kejaksaan Negeri Blitar seluas 10.000 meter persegi atau 1 hektar yang berlokasi di Kelurahan Satreyan Kecamatan Kanigoro. "Ini sebagai bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Blitar terhadap tugas, peran dan fungsi Kejaksaan Negeri Blitar dalam upaya peningkatan pelayanan hukum kepada masyarakat Kabupaten Blitar," ujar Mak Rini. Lanjut dia, sinergitas dan kolaborasi Pemerintah Kabupaten Blitar dengan Kejaksaan Negeri sudah terjalin baik selama ini dan diperkuat adanya MoU. "Semoga kedatangan Ibu Kajati bisa memberikan pencerahan bagi kami agar kami dapat bekerja nyaman tanpa rasa khawatir dan pada akhirnya bisa mewujudkan good government dan clean government sehingga mendukung terwujudnya visi kami yakni Kabupaten Blitar yang mandiri dan sejahtera berlandaskan akhlak mulia Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghafur," ucap Mak Rini. Sementara itu, Kajati Jawa Timur Dr. Mia Amiati menyampaikan terima kasih atas hibah aset tanah yang diberikan oleh Pemkab Blitar. Menurutnya, hanya tinggal Kejaksaan dan Kodim Blitar yang belum terpisah. "Sesuai ketentuan undang-undang, kami wajib membangun sarana dan prasarana. Dalam hal ini pemerintah daerah sudah memberikan hibah aset tanah seluas 10.000 meter persegi," terang Mia Amiati. Pada kesempatan itu, pihaknya memberikan sosialisasi kepada OPD. "Alhamdulillah, di sini sangat kondusif, teman-teman OPD menjalankan tugas sesuai aturan namun tentu kita akan selalu mengingatkan supaya tidak timbul masalah hukum. Kejaksaan akan melakukan pendampingan, mencarikan solusi terbaik sesuai Perpres ataupun yang lainnya," ungkapnya. "Terkait Restorative Justice (RJ) yang dibangun oleh Kejaksaan Agung adalah sebagai proses penegakan hukum yang humanis dimana selama ini masyarakat menganggap hukum hanya tajam ke bawah tapi tumpul ke atas. Sekarang, beliau Kepala Kejaksaan Agung mengubah agar hukum tajam ke atas humanis ke bawah. Artinya kita melihat pelaku tindak pidana dari profiling pelakunya, tidak semata-mata adanya niat jahat, misalnya karena alasan ekonomi," kata Mia. "Alhamdulillah Kejaksaan Tinggi Jawa Timur mendapatkan apresiasi dari Kejaksaan Agung yaitu rating satu karena terbanyak se Indonesia. Ada 221 rumah RJ sudah kami bangun. Saya sendiri dari Ibu Gubernur dapat Pin emas sebagai pihak yang selama 4 bulan dapat melaksanakan kegiatan dengan cepat dalam upaya mendukung kebutuhan pemerintah daerah," katanya lagi. "Untuk itu pula kami hadir di sini memfasilitasi pemerintah daerah terutama teman-teman Kepala Desa, terkait penggunaan ADD nya misalnya. Tugas kami agar mereka semua bisa melaksanakan sebaik mungkin terutama dalam proses penggunaan anggaran dan pertanggungjawaban keuangannya," pungkas Mia Amiati. (ek)

Editor: Redaksi Blitar

Tags

Terkini

X