• Selasa, 31 Januari 2023

Komisi IV DPRD Trenggalek Minta OPD Serius Perhatikan Potensi Wisata Tingkatkan PAD

- Jumat, 15 Juli 2022 | 17:10 WIB

TRENGGALEK CAKRAWALA.CO - Komisi IV DPRD Trenggalek memanggil sejumlah OPD mitra supaya lebih serius memperhatikan potensi wisata sebagai langkah mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk kemajuan Trenggalek. Sekertaris Komisi IV DPRD Trenggalek Bambang Sutopo mengatakan banyak potensi wisata yang di kabupaten Trenggalek yang bisa meningkatkan PAD yang kurang diperhatikan oleh Dinas Pariwisata. "Kita sampaikan jika di Dinas pariwisata anggarannya banyak dipakai untuk kepentingan seni dan budaya. Dan justru kurang perhatian terhadap destinasi wisata baru, utamanya pembinaan terhadap desa wisata yang saat mana masuk dalam program kerja Seratus Desa Wisata (Sadewa) inisiatif Bupati Trenggalek," ungkapnya saat dikonfirmasi usai rapat, Kamis (14/7/2022). Maka dari itu, pihaknya berharap seiring dengan selesainya pembangunan Jalur Lintas Selatan (JLS), Dinas Pariwisata harusnya lebih memperhatikan destinasi wisata yang baru yang berada di pesisir selatan, karena jelas bisa menambah PAD Kabupaten Trenggalek "Kita contohkan untuk destinasi wisata yang ada di kabupaten tetangga yang dilalui JLS, itu sudah dikatakan menarik bagi penikmat wisata. Sedangkan di Trenggalek, wisata yang sudah dilalui JLS hanya Pantai Pasir Putih di Kecamatan Watulimo dan Pantai Pelang di Kecamatan Panggul," jelasnya. Selain itu, wisata Guo Lowo diperkirakan juga akan tertinggal seiring dengan terbangunnya JLS. Politisi PDIP ini menyayangkan jika di Trenggalek ada destinasi wisata baru di seputaran JLS yang belum dikelola oleh pemerintah daerah. Bahkan informasinya wisata tersebut akan dikelola oleh swasta. "Jika ini sampai terjadi, tentu Pemkab akan ketinggalan untuk mengelolanya dan kehilangan kesempatan untuk menambah pendapatan. Diketahui tahun ini belum ada anggaran yang diarahkan untuk mengerjakan distinasi wisata baru. Padahal jika Pemerintah Daerah fokus pada pengelolaan wisata, maka sudah tentu akan menambah PAD kita," ujar Bambang. Pihaknya menekankan Disnakertrans agar bisa lebih aktif dalam rangka menyebarkan informasi maupun progres kegiatan bidang ketenagakerjaan dan transmigrasi di masyarakat luas. "Kami harapkan Disnakertrans agar lebih aktif dalam menginformasikan kepada masyarakat terkait ketenagakerjaan kepada masyarakat. Media sosial sangat berperan dalam penyebaran informasi bagi masyarakat. Sejak awal dibangun, sosial media diperuntukkan sebagai wadah bagi para penggunanya agar dapat dengan mudah berpartisipasi, berbagi, dan bertukar informasi dan ide di komunitas dan jejaring virtual. Sosial media dalam hal ini meliputi blog, jejaring sosial, forum, dan dunia visual. Saat ini siapa pun bisa menjadi pembuat berita dan memberikan dampak kepada orang banyak. Begitupun dengan konsumsi informasi yang dapat dengan bebas dinikmati siapa saja melalui media digital," jelasnya. Karena selama ini, informasi itu kurang sesuai dengan standar,sehingga kurang diketahui masyarakat banyak. "Maka harapan kami informasi tersebut bisa diketahui oleh masyarakat banyak sehingga masyarakat menerima manfaat. (ag)

Editor: Redaksi Blitar

Tags

Terkini

Dihantam Gelombang Masalah, Arema FC Terancam Bubar

Senin, 30 Januari 2023 | 12:13 WIB
X