• Selasa, 6 Desember 2022

Raker Komisi I DPRD Trenggalek, Disdukcapil Minta Tambahan Anggaran di PAK

- Senin, 11 April 2022 | 18:23 WIB

TRENGGALEK CAKRAWALA.CO - Komisi I DPRD Kabupaten Trenggalek menggelar rapat kerja bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk membahas terkait serapan anggaran kerja tahun 2022, Senin (11/4/2022) Dalam rapat tersebut, komisi I mengundang Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) dan Inspektorat guna menanyakan serapan anggaran sampai bulan Maret tahun 2022. "Agenda Rutin Rapat antara komisi I mengundang Dukcapil dan inspektorat kita ingin melihat serapan anggarannya," ungkap Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Trenggalek Alwi Burhanudin di Ruang Baus Gedung DPRD Kabupaten Trenggalek. Alwi menuturkan, dari hasil pembahasan serapan anggaran sampai bulan maret, dari capaian serapan anggaran di Disdukcapil dan Inspektorat Kabupaten Trenggalek masih mencapai 10 persen. "Hasilnya serapan anggarannya dikisaran 10 persen," ungkap Alwi. Pada tahun 2021, Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kabupaten Trenggalek mendapat Dana Alokasi Khusus (DAK). Namun, di tahun 2022 ini, Dinas Dukcapil tidak mendapat DAK. "Dinas Dukcapil mendapatkan Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar kurang lebih Rp1,2 milyar di tahun 2021 sedangkan di tahun ini tidak mendapatkan nya," imbuhnya. Tidak mendapatkannya DAK dari Pusat Dijelaskan Alwi, di Kementerian dalam Negeri (Kemendagri) ada temuan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sehingga Dana Alokasi Khusus belum bisa diturunkan. "Ada temuan KPK untuk kementerian dalam negeri akhirnya DAK sebesar kurang lebih 1,2 milyar belum diberikan," ujarnya. Dengan tidak turunnya DAK pada 2022 di Dinas Dukcapil, Alwi Menyebut tentunya sangat berdampak terhadap kebutuhan masyarakat untuk mengurus administrasi kependudukan. "Misalnya ribbon untuk pencetak Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan pencetak Kartu Indentitas Anak (KIA) akan menipis dan akan segera habis," terang Alwi. Sehingga untuk mengantisipasi kekurangan anggaran operasional yang semakin menipis. Dindukcapil minta diajukan anggaran pada perubahan anggaran atau APBD Perubahan Kabupaten Trenggalek tahun anggaran 2022. "Alternatifnya, agar pelayanan masyarakat tetap berjalan lancar mereka minta di anggaran APBD perubahan (PAK) tahun ini untuk memenuhi kebutuhan operasional sehingga bisa tercukupi," pungkasnya. (ag)

Editor: Redaksi Blitar

Tags

Terkini

X