• Minggu, 4 Desember 2022

Rangkul Para Pendekar, Pemkab Trenggalek Dukung Paguyuban Pencak Silat Dibentuk

- Selasa, 15 Maret 2022 | 20:47 WIB

TRENGGALEK CAKRAWALA.CO - Pemerintah Kabupaten Trenggalek melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) mengundang seluruh perguruan pencak silat di bawah naungan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI), bertempat di Aula Kantor Bakesbangpol, Selasa (15/3/2022). Undangan tersebut dalam rangka rencana pembentukan paguyuban antara perguruan pencak silat di Bumi Minak Sopal. Wakil Bupati Trenggalek, Syah Muhamad Natanegara menyambut baik upaya pembentukan paguyuban antar perguruan silat ini. Berdirinya paguyuban ini untuk merangkul para pendekar yang ada di Kabupaten Trenggalek agar terjaga kerukunan antar perguruan. "Dengan terjaganya tali silaturahmi, rasa empati dan saling menghargai antara perguruan silat satu dengan lainnya benturan-benturan yang dimungkinkan bisa dihindari," jelasnya. Wakil Bupati Trenggalek, berpesan agar wacana pendirian paguyuban ini dipikirkan dengan matang sehingga tidak terjadi permasalahan baru nantinya. "Diharapkan dari pertemuan ini ada hasil rekomendasi dan tidak bertentangan dengan kebiasaan yang telah ada. Saya sepakat bahwa semua perguruan pencak silat memiliki tujuan yang baik. Seperti kata pepatah, karena nila setitik rusak susu sebelanga. Karena kesalahan oknum rusak nama pencak silatnya. Hal inilah yang perlu kita jaga, semoga dengan adanya paguyuban nanti kerukunan antar perguruan dapat terwujud," ungkapnya. Mantan aktivis Kepemudaan itu menilai, pertarungan di jalanan dan di ring itu berbeda. "Bila menang bertarung di ring kita akan mendapatkan penghargaan atau piala. Sedangkan bertarung di jalanan tentunya berpotensi pada permasalahan hukum, mari kita hindari ini," pesan lanjut Syah Natanegara kepada para pendekar di Trenggalek. Berdirinya paguyuban antar perguruan pencak silat di Trenggalek juga mendapat dukungan dari Ketua IPSI Trenggalek, Sigid Agus Hari Basuki. Menurut pria yang juga menjabat Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Trenggalek itu, dengan adanya paguyuban diharapkan ada persepsi atau sudut pandang yang sama antar sesama perguruan pencak silat. "Sejarahnya pencak silat ini merupakan seni bela diri warisan leluhur dari Melayu dan Unesco telah menetapkan pencak silat sebagai budaya warisan leluhur yang patut kita jaga. Berkembangnya waktu pencak silat menjadi cabang oleh raga dan kita banyak mengukir prestasi dan menjadi salah satu cabang olah raga unggulan tanah air," tuturnya. Ketua IPSI ini mengingatkan, merujuk pada perjalanan sejarah bahwa semua bersaudara hanya baju atau identitasnya saja yang membedakan. Ia berharap, konflik-konflik antar perguruan bisa dihindari dengan menjaga silaturahmi. Sedangkan Kepala Bakesbangpol Kabupaten Trengalek, Widarsono dalam kegiatan ini menambahkan, dengan mengumpulkan semua unsur ketua dan sekretaris perguruan silat yang ada di Trenggalek, di bawah naungan IPSI harapannya bisa duduk bersama untuk bicarakan ke depan ini masing-masing wilayah kecamatan "Kita buat semacam paguyuban dengan harapan apabila terjadi masalah dapat diselesaikan dengan baik. Semoga tidak terjadi apa-apa, sehingga apabila terjadi sesuatu yang berkaitan dengan perguruan silat, bisa dilokalisir. Bisa diselesaikan di wilayah itu, tidak perlu mengembang dibawa keluar. atau diselesaikan di tempat itu," terang Kepala Bakesbangpol. "Tentunya ini usulan dari teman-teman, karena itu dilakukan oleh oknum bukan dari perguruan silat. Saya yakin perguruan silat itu semua tujuannya baik yakni mengembangkan olahraga, budaya. Namun ada oknum yang mencari jati diri, akhirnya terjadi keributan. Sekali lagi biar masanya tidak berkembang, maka diharapkan bisa dilokalisir di wilayah dengan adanya paguyuban perguruan pencak silat. Tujuannya adalah itu," tegasnya. Dengan pertemuan ini, pihaknya berharap semua bisa duduk bersama, tanpa berharap terjadi suatu masalah. "Kita akan mencoba, mungkin dalam 3 atau 4 bulan mengadakan pertemuan untuk menampung masukan agar tidak terjadi masalah nantinya," pungkas Widarsono. (ag)

Editor: Redaksi Blitar

Tags

Terkini

X