• Selasa, 6 Desember 2022

Lantik 143 Kades Terpilih, Ini Pesan Bupati Madiun Ahmad Dawami

- Jumat, 4 Februari 2022 | 00:03 WIB
Memilih tanggal cantik 02/02/2022, Bupati Madiun melantik 143 Kades terpilih Pilkades Serentak tahun 2021
Memilih tanggal cantik 02/02/2022, Bupati Madiun melantik 143 Kades terpilih Pilkades Serentak tahun 2021

Madiun, Cakrawala.co - Sebanyak 143 Kepala Desa (Kades) terpilih hasil Pilkades Serentak yang dilaksankan pada 20 Desember 2021 lalu dilantik. Pelantikan digelar di Pendopo Muda Graha, Rabu (2/2/2022) oleh Bupati Madiun, Ahmad Dawami Ragil Saputro. Pelantikan yang berlangsung khidmat ini sengaja memilih tanggal cantik pada momentum penting ini sengaja dipilih Bupati Madiun dengan harapan, sebagai ujung tombak pemegang tongkat estafet pemerintahan desa, para Kades ini dapat menciptakan kondusifitas dam menjalankan fungsi dan tugas dengan baik di wilayah masing-masing.
-
Suasana pelantikan Kepala Desa di Pendopo Muda Graja "Harapannya, setelah dilantik, semua Kades harus siap. Harus mulai berfikir dan menunjukkan kerja nyata menjaga kondusifitas masyarakat, terutama paska Pilkades agar tidak ada lagi rivalitas atau perselisihan usai digelarnya pesta demokrasi tingkat desa. Seluruh masyarakat menjadi tanggung jawabnya kepala desa," kata Bupati usai pelantikan. Bupati Madiun yang juga akrab disapa Kaji Mbing ini juga menekankan, Kepala Desa yang baru dapat segera beradaptasi dengan kinerja di pemerintahan desa masing-masing. Ini ditegaskan Kaji Mbing, agar Kabupaten Madiun dapat mempertahankan capaian 100 persen pengelolaan desa terbaik.
-
Kepala Desa Terpilih, Pilkades serentak Kabupaten Madiun tahun 2021 "Kades juga harus bisa menjalin sinergi yang baik dengan seluruh lembaga yang ada di desa mulai Babinsa dan Bhabinkamtibmas sampai dengan BPD, LPKMD. Setelah itu nanti baru kita akan bicara tentang target dan pencapaian itu yang krusial," sambungnya. Sementara itu, terkait Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) yang sudah ada perencanaan sejak awal. Para Kades yang dilantik harus mulai belajar memahami perencanaan yang sudah dilakukan sebelumnya. Kedepan apabila ada inovasi-inovasi desa, bakal dilakukan evaluasi. "Yang terpenting, terkait protokol kesehatan. Pandemi Covid-19 belum berakhir terlebih varian omicron diprediksi secara nasional akan melonjak pada bulan Februari hingga Maret ini. Kedepan kalau ada inovasi-inovasi, bisa disampaikan, akan tetapi harus melewati beberapa evaluasi," tegas Kaji Mbing. Diungkapkan Ahmad Dawami, tingkat infeksius varian omicron yang tinggi, mengharuskan pemerintah desa mengambil langkah cepat dan mengedepankan karantina untuk pencegahan penyebaran dengan tidak mengesampingkan surveillance genomic. "Karena para Kades sudah dulantik semua, maka dari itu, ini harus dimajukan supaya pengkondisian di desa itu bisa cepat. Karantina harus didahulukan baru bicara langkah selanjutnya. Surveillance genomic jalankan juga tapi karantina menjadi prioritas untuk menjaga infeksius yang tinggi," pungkasnya. (Ay)

Editor: Redaksi Jatim

Tags

Terkini

X