• Selasa, 6 Desember 2022

Pengedar Sabu Asal Sragen Diringkus Satresnarkoba Polres Tulungagung, Belasan Gram Disita

- Rabu, 8 September 2021 | 14:51 WIB
Pengedar narkoba Tulungagung
Pengedar narkoba Tulungagung

TULUNGAGUNG CAKRAWALA.CO - Keseriusan dan ketegasan anggota Sat Resnarkoba Polres Tulungagung patut mendapat apresiasi. Korps Bhayangkara yang khusus menangani kasus narkoba tersebut kembali berhasil menangkap pengedar narkotika. SAP (26) laki-laki itu tak berkutik saat ditangkap anggota Sat Resnarkoba Polres Tulungagung. Bukan tanpa alasan, pemuda asal Sragen Jawa Tengah yang tinggal di Desa Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung tersebut, merupakan pengedar sabu dan pil dobel L. Tidak tanggung-tanggung, dari penangkapan terhadap tersangka pengedar tersebut, petugas berhasil menyita puluhan gram sabu dan ribuan butir pil dobel L dari tempat tinggal tersangka. Kasi Humas Polres Tulungagung, Iptu Nenny Sasongko, SH menerangkan, tersangka pengedar ini ditangkap ditempat tinggalnya di Desa Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, pada Selasa (07/09/2021) sekitar pukul 06.30 WIB. “Setelah mendapatkan informasi dari masyarakat, anggota Sat Resnarkoba Polres Tulungagung langsung melakukan penyelidikan dan berhasil meringkus tersangka berikut barang buktinya,” terangnya. Dari hasil penggeledahan, anggota Sat Resnarkoba Polres Tulungagung menyita barang bukti berupa, 2 poket sabu berat kotor 13,85 gram dan 0,35 gram, 1 pipet kaca berisi sisa sabu berat kotor 1.51 gram, 3.000 butir pil dobel L dalam bungkus plastik, sebuah bong sabu, 2 buah korek api, 2 buah timbangan digital, 6 lembar pastik klip bekas bungkus sabu, sebuah kotak plastik warna pink tempat sabu, sebuah sendok sabu, 1 lembar lakban coklat dan tissu bekas bungkus ranjauan sabu, 4 buah botol plastik bekas bungkus Pil double L, 3 pack plastik klip dan sebuah HP. “Usai penyergapan, pelaku dan barang buktinya langsung dibawa ke Mapolres Tulungagung untuk dilakukan proses penyidikan lebih lanjut. "Saat ini pelaku sudah ditahan di Rutan Polres Tulungagung dan dijerat pasal 114 ayat (2) sub pasal 112 ayat (2) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan pasal 197 sub pasal 196 Jo pasal 98 ayat (2) UU RI No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan Jo pasal 60 ke 10 UU RI No.11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja,” pungkas Iptu Nenny. (NN95/SYA/ek)

Editor: Dewan Redaksi

Tags

Terkini

X