• Minggu, 5 Februari 2023

LSF : Film Harus Menjadi Strategi Budaya

- Rabu, 23 Maret 2022 | 00:59 WIB
Jalu Priambodo dan Arturo
Jalu Priambodo dan Arturo

Tasikmalaya, Cakrawala.co,- Komisioner LSF, Arturo GP di hadapan Lembaga Penyiaran se-Jawa Barat menyampaikan bahwa film tidak hanya sarana hiburan, namun juga strategi kebudayaan. Arturo menyampaikan hal tersebut di dalam kegiatan KPID Jawa Barat bertajuk "Bimbingan Teknis Regulasi Tayangan Film Menyambut Digitalisasi Penyiaran" di Cipanas, Garut (18/3). "Negara lain sejak dahulu telah menggunakan film dalam strategi budayanya. Misalkan, Amerika Serikat yang menggunakan film sebagai propaganda kekuatan militernya atau Korea Selatan yang menggunakan Drakor untuk menjual gaya hidup ke negara lain". Ujar Arturo. Arturo juga menambahkan bahwa pemerintah Indonesia saat ini baru sebatas memberi dukungan kepada industri film dan belum menjadikannya sebagai bagian dari strategi kebudayaan. "Satu-satunya pemimpin Indonesia yang menggunakan film sebagai strategi kebudayaan baru di masa orde baru" tambahnya. Kepada lembaga penyiaran di Jawa Barat, Arturo berharap bahwa LP dapat memberi ruang bagi film kreasi sineas lokal. Pada kesempatan yang sama, Koordinator Bidang Pengawasan Isi Siaran KPID Jabar, Sudama Dipawikarta yang biasa dipanggil Kang Dipa juga berharap kreator konten lokal dapat mengambil kesempatan dari digitalisasi penyiaran. "Ada ruang yang terbuka lebar selepas digital on atau analog switch off. Hal ini harus bisa dimanfaatkan untuk mengorbitkan karya sineas lokal" ujar Kang Dipa. KPID Jabar mengadakan kegiatan bimbingan teknis bersama LSF bagi lembaga penyiaran se-Jawa Barat dalam rangka menyambut Hari Film Nasional 30 Maret dan Hari Penyiaran Nasional 1 April. (*)

Editor: Dewan Redaksi

Tags

Terkini

Pesta Cap Go Meh Bogor Street Fest 2023 Digelar Besok

Sabtu, 4 Februari 2023 | 19:56 WIB

Sedikitnya 495 Rumah di Garut Rusak Akibat Gempa Bumi

Jumat, 3 Februari 2023 | 13:50 WIB
X