• Minggu, 5 Februari 2023

Cegah Konten Negatif di Media Digital

- Jumat, 3 Desember 2021 | 20:15 WIB

KABUPATEN SUKABUMI JABAR CAKRAWALA.CO - Konten negatif atau konten ilegal di dalam undang-undang nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik yang telah diubah menjadi UU nomor 19 tahun 2016 atau Undang-undang ITE dijelaskan sebagai informasi dan atau dokumen elektronik yang memiliki muatan yang melanggar, kesusilaan, perjudian, penghinaan atau pencemaran nama baik. Pemerasan dan pengancaman, penyebaran, berita bohong dan menyesatkan sehingga mengakibatkan kerugian pengguna.

Konten negatif itu seperti hoaks atau berita bohong yang bersumber dari orang yang tidak bertanggung jawab. Biasanya tujuan ingin menjatuhkan seseorang atau dengan tujuan-tujuan tertentu yang jelas menguntungkan satu pihak atau pihak lain. Berita bohong ini memang sangat berdampak negatif selain menjatuhkan nama baik seseorang juga mampu membahayakan kesehatan jika hoaks mengenai kesehatan.

Jika hoaks mengenai hal sensitif dapat mengacaukan kestabilan pemerintahan. Kemudian ujaran kebencian juga perundungan online yang kerap terjadi. Dampak yang dapat timbul yakni terganggunya psikologis seseorang juga kesehatan mentalnya.

Muhammad Najib, dosen Nusa Putra University menjelaskan, kebenaran informasi adalah sebuah keharusan di dalam kehidupan digital maupun nyata. Terlebih saat di ruang digital hak pengguna untuk mendapatkan informasi dan dan kewajiban mereka pula untuk memfilter informasi tersebut. Hal ini menjadi bagian dari partisipasi para pengguna internet di ruang digital. Dengan cara membuat konten positif dan tidak menyebarkan informasi yang belum jelas. Kemudian menjadi warga digital yang baik dengan berperan aktif bagi kebaikan bersama.

Halaman:

Editor: Redaksi News

Terkini

Pesta Cap Go Meh Bogor Street Fest 2023 Digelar Besok

Sabtu, 4 Februari 2023 | 19:56 WIB

Sedikitnya 495 Rumah di Garut Rusak Akibat Gempa Bumi

Jumat, 3 Februari 2023 | 13:50 WIB
X