Home INTERNASIONAL Insiden New Zealand, Rifky Eka : Propaganda Kebencian Pada Umat Muslim Dibesarkan

Insiden New Zealand, Rifky Eka : Propaganda Kebencian Pada Umat Muslim Dibesarkan

0
SHARE
Insiden New Zealand, Rifky Eka : Propaganda Kebencian Pada Umat Muslim Dibesarkan - image  on https://www.cakrawala.co

SURABAYA, CAKRAWALA.CO – Kabar terkini dari New Zealand Police, membenarkan adanya video penyerangan terhadap umat Muslim di Masjid An-Nur dan Masjid Linwood terjadi di kota Catenbury Christchurch, New Zealand.

Tindak kejahatan tersebut dilakukan pada hari Jumat (15/3/2019) pukul 01.40 di waktu setempat. Surat kabar Australia Sydney Morning Herald melaporkan, setidaknya ada 30 korban meninggal dunia, dan 50 lainnya terluka atas insiden liar tersebut.

Menurut Rifky Eka Febrianto selaku Kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Surabaya Komisariat Lidah Wetan Unesa mengatakan, ini sengaja dibuat pelaku sebagai propaganda. Dengan tujuan menebar ketakutan dan kebencian terhadap golongan umat muslim maupun non muslim yang dibesar-besarkan.

Baca Juga  Ketidakpuasan Kaum Intelektual Atas Penuhanan Kekuasaan

“Ini termasuk bencana kemanusiaan, dan saya berharap kepada seluruh umat manusia haram menyebarkan video kejahatan tersebut secara terus-terusan. Karena dapat diasumsikan penyebar video juga menebar propaganda kejahatan tersebut,” tegasnya saat ditemui di Surabaya. Jumat, (15/3/2019).

Dan ditegaskan lagi dengan platform Facebook, Instagram, Twitter dan sebagainya, melakukan kerja sama untuk penapisan konten tersebut. Kerja sama juga dilakukan dengan instansi pemerintah lainnya.

“Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) juga menyebut penyebar konten penembakan masjid di Selandia Baru akan terjerat dengan UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE),” ungkap Mahasiswa Jurusan Teknologi Pendidikan Universitas Negeri Surabaya (TP Unesa) tersebut. (ari)

Baca Juga  KPU Kabupaten Tegal Musnahkan Logistik Pilgub

 

Bagaimana menurut Anda ?

komentar