Beranda PERISTIWA Indonesia Ladang Empuk Narkoba

Indonesia Ladang Empuk Narkoba

0
BERBAGI
Indonesia Ladang Empuk Narkoba - image IMG-20171110-WA0002 on https://www.cakrawala.co
Komandan Kodim 0712 Tegal, Letkol Kav Kristiyanto, membuka penyuluhan P4GN di Aula Markas Kodim setempat. (foto: Azril/cakrawala.co)

TEGAL, JATENG, CAKRAWALA. CO – Indonesia dinilai sebagai ladang empuk untuk peredaran dan penyalahgunaan narkoba. Karenanya masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan hati-hati ihwal peredaran barang haram tersebut. Utamanya bagi masyarakat di wilayah Kabupaten Tegal dan Kota Tegal.

Demikian diungkapkan Komandan Kodim 0712 Tegal, Letkol Kav Kristiyanto saat membuka acara Penyuluhan Prajurit, Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Anggota Persit Kodim 0712 Tegal Dalam Rangka Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) Triwulan IV Tahun 2017 di Aula Markas Kodim 0712 Desa Pepedan, Kecamatan Dukuhturi, Kabupaten Tegal, Kamis (9/11).

Menurut Kristiyanto, narkoba sudah menyebar dan beredar di Negara Indonesia. Peredaran dilakukan secara diam-diam. Beranjak dari itu lah, TNI gencar memberikan penyuluhan terhadap anggotanya. Termasuk kepada keluarga TNI. Diharapkan, setelah mendapatkan sosialisasi P4GN ini, seluruh prajurit maupun ASN dan anggota Persit supaya menyampaikan ke keluarga dan masyarakat di lingkungannya masing-masing.

Baca Juga  Warga Garut Geram Masih Ada Penjual Miras Saat Malam Takbiran

“Jangan malah membantu atau menikmati hasil narkoba. Tapi kita harus menangkal, menangkap, dan melenyapkan peredaran gelap itu,” tegasnya.

Menurutnya, ancaman bagi aparat negara saat diketahui mengkonsumsi atau menyalahgunakan narkoba, lebih berat ketimbang orang sipil. Karena itu, pihaknya mewanti-wanti kepada seluruh anggotanya supaya menghindar dari penyalahgunaan narkoba.

“Indonesia ini sudah menjadi ladang empuk narkoba, makanya kita harus hati-hati dan harus menangkalnya,” pintanya.

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tegal AKBP Windarto mengatakan, para bandar narkoba sudah tidak mengenal waktu, tempat dan usia saat memasarkannya. Dimana ada kesempatan, mereka akan langsung menjualnya. Dulu, lanjut Windarto, Indonesia hanya menjadi pasar narkoba. Namun kini, Indonesia sudah berubah menjadi produsen barang haram tersebut.

Baca Juga  Puluhan Granat itu Diduga Ditanam Pak Tarmo

“Maka dari itulah, kita harus bersama-sama memberantas narkoba,” ajaknya.

Windarto mengaku mendapat mandat dari Kepala BNN Pusat untuk tidak ragu menembak mati terhadap pengedar narkoba maupun pelaku bisnis narkoba. Siapapun yang terlibat penyalahgunaan narkoba harus ditindak tegas termasuk jika ada penghianat di tubuh BNN. “Itu pernyataan Kepala BNN Pusat,” imbuhnya.*** (Azril)

Bagaimana menurut Anda ?

komentar