Siswi SMP Dihabisi Teman Kencan, Sekolah Diminta Untuk Lebih Ekstra Dalam Memberikan Edukasi

- Jumat, 27 Januari 2023 | 16:28 WIB
Pakar Psikolog R Yuli Budirahayu yang di hadirkan saat konferensi pers kasus pembunuhan siswi SMP di Mapolres Sukoharjo, Rabu (25/01/2023). (Ist.)
Pakar Psikolog R Yuli Budirahayu yang di hadirkan saat konferensi pers kasus pembunuhan siswi SMP di Mapolres Sukoharjo, Rabu (25/01/2023). (Ist.)

Sukoharjo Cakrawala.Co,-Pakar Psikologi meminta kepada semua pihak utamanya pihak sekolah memberikan edukasi terkait dengan kenakalan remaja. Hal itu diungkapkan saat mengikuti konferensi pers kasus pembunuhan siswi SMP di Mapolres Sukoharjo, Rabu (25/01/2023).

 

 

Diketahui beberapa waktu yang lalu, warga Sukoharjo digegerkan dengan penemuan mayat seorang remaja perempuan yang dibunuh secara keji dengan beberapa luka tusukan di dada dan leher. Dan yang menjadi korban adalah seorang siswi yang masih duduk di bangku SMP.

 

Namun tak butuh waktu lama, Polres Sukoharjo berhasil menangkap pelaku pembunuhan. Pelaku pembunuhan adalah teman kencan korban yang dihubungi melalui aplikasi Michat. 

 

Pelaku mengaku membunuh korban lantaran kesal kepada korban karena apa yang dijanjikan oleh korban tidak sesuai harapan oleh pelaku, hingga akhirnya emosi dan tega menghabisi korban dengan cara ditusuk beberapa kali menggunakan pisau dan obeng di bagian leher dan dada.

 

Menanggapi kejadian tersebut, Pakar Psikolog R Yuli Budirahayu yang di hadirkan saat konferensi pers mengungkapkan. Akan pentingnya memberikan edukasi kepada pelajar tentang kenakalan remaja. Dan juga pihak sekolah harus bisa memberikan monitoring pengawasan kepada para siswa siswinya.

 

"Pihak sekolah memang harus lebih ekstra lagi dalam memberikan edukasi monitoring dan pengawasan kepada para siswa siswinya.

Jadi anak-anak akan tau mana yang harus dilakukan dan mana yang harus dihindari dan dijauhi," kata Pakar Psikolog R Yuli Budirahayu.

 

Halaman:

Editor: Agung Bramantya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X