• Kamis, 8 Desember 2022

Seorang Pengedar Narkoba Tewas Didor

- Senin, 5 Februari 2018 | 21:07 WIB

JAKARTA, CAKRAWALA.CO,-  Polda Metro Jaya menangkap pengedar narkoba jaringan internasional dan menembak tewas seorang pengedarnya, karena mencoba merebut pistol milik petugas.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono seperti dilansir Poskotanews.com Senin (5/2/2018), menjelaskan semula Timsus Subdit II dan unit 3 dipimpin Kasubdit II Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya AKBP Dony Alexander melakukan penangkapan terhadap tersangka DO alias D di Loby Hotel Sentral, Jalan Pramuka Raya Rawasari, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, pada Rabu (24/1/2018).

Saat dilakukan penggeledahan disalah satu kamar hotel ditemukan dua tas ransel berisi sabu 17 kilogram. Sabu dibawa dari Pekanbaru tapi sebenarnya asalnya sabu dari Malaysia.

Kepada polisi, DO mengaku akan mengirimkan 3 kg kepada HW alias S. Berangkat dari informasi tersebut kemudian polisi melakukan control delivery dan menangkap HW di sebuah restoran kawasan Rawamangun, Pulogadung, Jakarta Timur pada Kamis (25/1/2018).

Tersangka DO kembali mengaku sabu dibawa dari Pekanbaru bersama temannya berinisial EP alias E dari Pekanbaru, Riau.

Kemudian pada Jumat (26/1/2018) anggota Dit Resnarkoba Polda Metro Jaya menuju Pekanbaru dan menangkap EP alias E di depan sebuah salon di Jalan Rajawali, Sukajadi, Pekanbaru, Riau. Pelaku mengaku masih menyimpan sabu di rumahnya yang terletak di Koto Tuo Mungka, Mungka, Limapuluh Kota, Sumatera Barat dan akan dikirim ke Jakarta. Saat digeledah rumahnya ditemukan barang bukti delapan bungkus plastik narkotika seberat 8 kilogram.

Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Suwondo Nainggolan memaparkan, saat anggota kembali mengembangkan kasus tersebut DO mengaku akan mengirim sabu ke kawasan Rawamangun, Jakarta Timur.

Ternyata itu hanya strategi dia untuk lepas. Selama perjalanan DO terus bertanya hukuman dirinya, dan dijawab anggota polisi tergantung hakim sidang bisa hukuman mati atau dua puluh tahun.

Mendengar penjelasan itu pelaku langsung merebut senjata petugas, namun petugas lain membackup dan terpaksa dilakukan tindakan tegas. DO akhirnya tewas dalam perjalanan ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati.

Menurut polisi, jaringan ini sudah tiga kali menyelundupkan sabu ke Jakarta dari Malaysia. Untuk menghindari kecurigaan petugas, dari Malaysia melalui jalur laut dengan naik kapal besar. Sedangkan dari Sumatera Barat ke Jakarta melalui jalur laut naik bus umum.. (fur).

Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Terkini

Polda Metro Jaya Akan Gandeng BPOM Usut Sabu Cair

Selasa, 6 Desember 2022 | 17:53 WIB

Waspada ! Sabu Cair Sudah Masuk ke Indonesia

Selasa, 6 Desember 2022 | 16:22 WIB
X