• Selasa, 29 November 2022

Polisi Gagalkan Penyelundupan Satu Ton Sabu Dari China

- Kamis, 13 Juli 2017 | 11:50 WIB

CILEGON BANTEN CAKRAWALA.CO,-  Penggerebekan penyelundupan narkoba di Eks Hotel Mandalika, Anyer, Kabupaten, Serang, Banten, yang dilakukan Tim gabungan dari Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya dan Polresta Depok, berhasil menyita satu ton narkoba jenis sabu yang diselundupkan dari China, Kamis (13/07/17) subuh tadi.

Dalam penggerebekan tersebut polisi menembak mati seorang tersangka pelaku. Polisi juga berhasil menangkap dan meringkus dua orang warga negara kebangsaan China, setelah melumpuhkan Lin Ming Hui Pengendali gembong ini yang terpaksa ditembak mati.

Kedua pelaku lainnya Chen Wei Cyuan dan Liao Guan Yu dibekub dan digelandang ke Markas Kepolisian. sementara seorang pelaku bernama Hsu Yung li, berhasil kabur melarikan diri dalam penyergapan tersebut.

Informasi yang berhasil dihimpun, Tim Gabungan Dit Narkoba Polda Metro Jaya dan Polresta Depok dibawah pimpinan Kombes Polisi Dr Nico Afinta, dan Kombes Polisi Herry Heryawan, bersama dengan: Kombes Polisi Made Astawa, kemudian AKBP Bambang Yudhantara, AKP Malvino Edward Yusticia, dan AKP Rosana Albertina Labobar, serta anggota Tim lainnya.

Tim tersebut dikabarkan  telah lama mengendus kegiatan penyelundupan narkoba oleh kelompok ini, hingga akhirnya berhasil melakukan pengungkapan penyelundupan narkoba jenis sabu-sabu dengan melibatkan empat orang warga negara Taiwan.

Sebelumnya Tim Gabungan  melakukan kerjasama  dengan Kepolisian Taiwan bahwa akan ada pengiriman narkoba jenis sabu-sabu dari China ke wilayah Indonesia.

Kemudian Tim melakukan penyelidikan selama dua bulan sejak bulan Juni 2017 hingga melakukan penangkapan di tepi Pantai dekat Hotel Mandalika Serang, Banten.

Polisi berhasil mengamankan barang bukti yang disita diantaranya, 51 kotak berisi narkoba jenis sabu atau beratnya sekitar satu ton. 

Kabid Humas Polda Banten, AKBP Zaenudin membenarkan peristiwa penggerebekan tersebut dan kini sedang dilakukan pemeriksaan intensif oleh para penyidik.****Gun

Editor: Administrator

Tags

Terkini

X