• Selasa, 29 November 2022

Tak Kuat Mental, Anak Penggugat Ibu Kandung Rp 1,8 M Kembali Mangkir

- Kamis, 20 April 2017 | 15:57 WIB

Gapura Garut , – Lanjutan sidang gugatan perdata antara Yani Suryani kepada ibu kandungnya Siti Rokayah alias Amih kembali dilanjutkan hari ini. Namun sayang, Yani Suryani sebagai penggugat I, kembali urung hadir di muka persidangan. Apa penyebabnya?

Handoyo Adianto, penggugat II sekaligus suami Yani yang mewakili Penggugat I mengatakan, ketidak hadiran Yani murni karena alasan pribadi dan keamanan yang akan mengancam jiwanya, sehingga ketidakhadirannya justu memudahkan jalannya persidangan.

“Kan kalau datang ke sini jelas intevensinya akan tinggi, anda saja media pasti bakal nanya istri (Yani Suryani), bukan ke saya, mentalnya belum kuat,” ujarnya sebelum sidang di Pengadilan Negeri Garut, Jawa Barat, Kamis (20/4).

Handoyo mengatakan ketidakhadiran Yani dianggap tepat, ia menyerahkan sepenuhnya urusan perdata yang membelitnya pada keputusan pengadilan, terlebih selama ini intimidasi dan ancaman kerap datang, manakala istrinya berencana untuk melakukan islah. “Saya yakin putusan pengadilan selaku wakil tuhan di dunia akan adil,” ujarnya.

Handoyo menghormati ketidakhadiran Amih yang juga mertuanya tidak hadir dimuka persidangan. Bahkan, ia menitipkan salam rindu buat nenek 83 tahun itu.

“Saya sangat sayang Amih, banyak yang mau memfasilitasi untuk islah, ada wakil bupati Garut, Darma Wanita, namun itu banyak yang menghalangi,” ujarnya.

Eep Rusdiana, juru bicara tergugat Amih menyayangkan ketidak hadiran penggugat I Yani Suryani, yang tidak lain merupakan anak kandung Amih.

“Kemarin Amih sudah amanat kalau teh Yani datang Amih akan datang, tapi siang kemarin ada pemberitahuan teteh tidak datang, jelas kami kecewa,” papar dia.

Eep menilai, pihak penggugat sengaja mengulur penyelesaian kasus ini, sebab dari pihak keluarga tergugat, sejak awal justru beberapa kali menyampaikan keinginan islah.

Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Terkini

X