• Jumat, 9 Desember 2022

KPPU Dorong Pemerintah Perkuat Koperasi Tani

- Selasa, 25 Juli 2017 | 07:28 WIB

SOLO JATENG CAKRAWALA.CO ,- Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) mendorong pemerintah memperkuat Koperasi Tani agar  dapat meminimalkan mata rantai distribusi kepada konsumen, dimana rantai distribusi yang panjang membuat harga di tingkat konsumen semakin tinggi.

Ketua KPPU Syarkawi Rauf menyampaikan hal tersebut dalam rangkaian kunjungan kerja di Balai Kota Solo,  Jawa Tengah, sejak Senin (24/7/2017).

Syarkawi menilai terkait produsen beras maknyus yang digrebeg petugas beberapa waktu lalu harus dijadikan momentum untuk memperbaiki tata niaga beras di Indonesia.

“Saat ini memang mata rantai distribusinya sangat panjang. Ini yang harus ditata kembai,” ujarnya.

Menurutnya banyak tengkulak yang muncul dan berpotensi memainkan harga beras di pasar dan mereka akhirnya mengendalikan harga pembelian.

“Petani tidak berdaya karena setelah panen mereka tidak punya gudang,  tidak punya lantai jemur yang akhirnya para petani menjual gabah berapapun ke tengkulak,”tuturnya.

Syarkawi menegaska selama ini keuntungan terbesar justru dirasakan oleh para pemain yang ada di tengah rantai niaga. “Sedangkan petani yang bekerja paling keras hanya memperoleh benefit yang sedikit,”sesalnya.

Syarkawi  memastikan jika rantai distribusi bisa diperpendek dengan membangkitkan Koperasi Petani, maka  bisa membantu mengurangi gap.

“Adanya Koperasi yang kuat, para petani dapat bergotong-royong membuat sistem yang lebih adil sehingga secara otomatis harga tidak dimonopoli oleh pemain besar.

Pihaknya imbuh Syarkawi juga  mendorong pemerintah untuk membuat regulasinya, dimana peran pemerintah domainnya ada di Kemenkop UMKM.

Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Terkini

X