'Jumat Curhat' Polres Trenggalek Bahas Restorative Jutice Hingga Masalah Hutan

- Jumat, 3 Februari 2023 | 16:10 WIB
Jumat Curhat polres Trenggalek bersama sejumlah tokoh masyarakat dan Perhutani di wisata Banyulumut (ag/cakrawala.co)
Jumat Curhat polres Trenggalek bersama sejumlah tokoh masyarakat dan Perhutani di wisata Banyulumut (ag/cakrawala.co)

Trenggalek, CAKRAWALA.CO - Kepolisian Resort Trenggalek kembali menggelar Jumat Curhat. Sebuah program yang berbasis sosial kemasyarakatan untuk menampung segala keluh kesah, harapan, kritik maupun masukan dari elemen masyarakat.

Kali ini, Jumat Curhat bersama sejumlah tokoh masyarakat dan perhutani tersebut dilaksanakan Banyulumut yang merupakan salah satu objek wisata lokal yang berada tepatnya di Desa Tegaren Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek. Jumat, (3/2/2023).

Uniknya, disela-sela kegatan juga diisi dengan dengan penanaman pohon oleh seluruh peserta Jumat Curhat yang hadir. Penanaman pohon ini merupakan wujud sinergitas antara masyarakat, perhutani dan Polri dalam menjaga hutan yang ada di Kabupaten Trenggalek khususnya Desa Tegaren.

Baca Juga: Jumat Curhat Kapolres Trenggalek Tampung Aspirasi Guru dan Pelajar

Kapolres Trenggalek AKBP Alith Alarino, melalui Wakapolres Trenggalek Kompol Sunardi, yang kebetulan turut hadir dalam acara tersebut mengungkapkan, Jumat Curhat ini digelar secara serentak di seluruh wilayah Kabupaten Trenggalek.

“Kegiatan kita kemas non formal, santai sambil ngroblol dan ngopi, dengan begitu warga menjadi lebih bebas menyampaikan sesuatu. Jika ada masalah nanti akan dicari solusi bareng-bareng.” Ungkap Kompol Sunardi.

Dalam kesempatan tersebut sejumlah warga menyampaikan `Curhatan` terkait dengan dengan permasalahan yang melibatkan warga dengan perhutani, pemahaman hukum tentang restorative justice hingga soal implementasi hukum terhadap kasus perselingkuhan.

Baca Juga: Jumat Curhat Kapolres Trenggalek Dorong Pengembangan Wisata Lokal di Fish Garden

“Beberapa permasalahan bisa dilakukan restorative justice, namun ada juga yang tidak bisa. Semua ada mekanismenya. Di Desa ada tiga pilar. Segala permasalahan hendaknya diselesaikan di tingkat desa terlebih dahulu. Jika tidak ada titik temu maka alternatif terakhir adalah proses hukum.” Jelasnya.

Selain itu, Polres Trenggalek juga menerjunkan tim medis yang dimotori oleh Sidokkes Polres Trenggalek untuk memberikan pelayanan pemeriksaan dan mengobatan gratis khususnya kepada warga usia lanjut. Sedikitnya 5 orang tim medis dari Klinik Pratama Bhayangkara dipimpin oleh dr. Lilik Rahayu dilibatkan dalam kegiatan tersebut.

“Dari pemeriksaan kesehatan gratis ini, kepada warga yang dalam kondisi sakit ringan diberikan obat sedangkan bagi yang memiliki Riwayat sakit berat nanti akan dirujuk ke fasilitas kesehatan untuk dilakukan pengecekan lebih lanjut.” Pungkasnya.

Turut hadir dalam acara tersebut diantaranya, Kabagops Polres Trenggalek Kompol Jimmy Heryanto Hasiholan., S.H., S.I.K, Kabag Ren Polres Trenggalek Kompol Siswanto, S.H, M.M, KabagSDM Polres Trenggalek Kompol Moch. Solichin, S.H, Pejabat utama Polres Trenggalek, Waka ADM Kediri Selatan Agus Suharya, Asper perhutani BKPH Trenggalek Susilo, Forkopimca Tugu, tiga pilar desa Tegaren serta LMDH dan Pokdarwis Banyulumut.(ag).

Editor: Agus Rianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X